BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id - Kementerian Pertanian (Kementan) RI melaui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan merealisasikan uji coba program minum susu gratis, bagi ribuan siswa SD/MI di Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Senin (5/8/2024). Uji coba minum susu gratis ini diikuti sebanyak 5.142 siswa di 36 SD/MI se Kecamatan Banyumas.
"Karena ini awalan, kadang-kadang ada anak-anak yang enggak tahan, enggak kuat. Di awal kami coba dulu sepekan sekali," kata Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Makmun kepada wartawan.
Ia menjelaskan, setiap anak akan mendapatkan satu botol susu sebanyak 200 mililiter. Adapun susu yang digunakan adalah susu pasteurisasi.
"Susunya pasteurisasi, jadi susu murni, tidak ada tambahan gula, tambahan rasa, supaya anak-anak terbiasa minum susu sehat, kebanyakan gula nanti sakit lagi dan sebagainya," tambahnya.
Makmun mengatakan, program ini dilaksanakan di Banyumas karena terdapat Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden.
"Kami uji coba, karena kami punya produksi di sini. Bagaimana anak-anak, doyan enggak, ada dampak enggak, karena kadang-kadang ada yang alergi. Mudah-mudahan tidak ada yang alergi, sehingga tidak ada yang trauma minum susu," jelasnya.
Kementan sendiri menjadikan Kabupaten Banyumas menjadi tempat uji coba pelaksanaan program susu gratis dimulai sejak 5 Agustus hingga Desember 2024. Uji coba ini merupakan yang pertama di Indonesia.
Sementara menurut Penjabat Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro berharap, program ini dapat terus berlanjut untuk mendukung program penanganan stunting.
"Ini upaya awal, nanti kami lihat ada keluhan atau tidak. Mudah-mudahan hari ini lancar, tidak ada halangan apapun, dan dapat mendukung pencegahan stunting" kata Pj Bupati Hanung.
Editor : Arbi Anugrah
Artikel Terkait