KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Bupati Kebumen Lilis Nuryani turun langsung memantau perkembangan pembangunan dan perbaikan sejumlah infrastruktur jalan serta jembatan di wilayah Kabupaten Kebumen.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lilis memantau lima titik infrastruktur yang terdiri atas proyek yang telah selesai, sedang dikerjakan, maupun masih dalam tahap persiapan.
Salah satu lokasi yang ditinjau adalah ruas Jalan Stadion–Gemeksekti, tepatnya di sekitar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen. Jalan beton sepanjang 3,23 kilometer itu direncanakan mendapat penanganan melalui APBD Perubahan 2026.
Untuk ruas di kawasan Gemeksekti, penanganan akan menggunakan perkerasan beton. Sementara ruas mulai dari Perempatan Stadion hingga SMA Negeri 2 Kebumen akan ditangani dengan aspal.
Bupati Lilis juga meninjau ruas Jalan Kabekelan–Lembupurwo menuju Pasar Bonorowo sepanjang 11,7 kilometer yang kini telah selesai 100 persen.
Sebelum diperbaiki, ruas jalan dari pertigaan barat Jembatan Bogowati hingga Pasar Bonorowo kerap dilaporkan sebagai salah satu titik rawan kecelakaan. Setelah dilakukan penanganan, kondisi jalan dinilai lebih baik dan angka kecelakaan dilaporkan mengalami penurunan.
“Alhamdulillah laporan ditindaklanjuti dan perbaikan rampung angka kecelakaan menurun,” kata Kepala DPUPR Kebumen Joni Hermawan.
Selain itu, Bupati Lilis memantau perkembangan pembangunan Jalan Wilis Kebumen. Proyek tersebut kini memasuki tahap persiapan kontrak dan telah sampai pada penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ).
Peninjauan juga dilakukan terhadap rencana pembangunan Jembatan Luk Ulo Ronggowarsito yang berada di seberang SPBU Pejagoan. Tahap perencanaan jembatan tersebut saat ini berjalan lebih cepat dari target.
Jembatan yang telah berdiri sejak 1995 itu menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Karena itu, pembangunan jembatan baru menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas warga.
Bupati Lilis mengatakan pembangunan infrastruktur harus dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya perlu memastikan proyek terlaksana, tetapi juga memantau manfaatnya setelah digunakan warga.
“Pembangunan infrastruktur harus menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung aktivitas mereka. Karena itu, kami terus memantau langsung progres di lapangan,” ujar Lilis.
Dia juga meminta masyarakat ikut menyampaikan laporan apabila menemukan infrastruktur yang kondisinya belum memadai atau menghambat aktivitas. Laporan tersebut nantinya dapat menjadi bahan pemerintah dalam memetakan kebutuhan serta menentukan prioritas pembangunan infrastruktur.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
