Jalan Rusak di Kebumen Segera Diperbaiki, Digelontor Dana Rp15,3 Miliar

Elde Joyosemito
.
Jum'at, 11 Juni 2021 | 07:46 WIB
Pemkab Kebumen menandatangani kontrak bersama paket pekerjaan pembenahan dan pembangunan infrastruktur di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (10/6/2021). (Foto: Dok Pemkab Kebumen)

KEBUMEN, iNews.id- Pemkab Kebumen menandatangani kontrak bersama paket pekerjaan pembenahan dan pembangunan infrastruktur di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (10/6/2021).

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan infrastruktur menjadi salah satu program prioritas 100 hari kerja. Dalam kontrak bersama ini, disepakati 17 paket pekerjaan untuk pembenahan infrastruktur jalan dan jembatan.

"Nilai kontraknya sebesar kurang lebih Rp15,3 Miliar, sekaligus ada 14 paket pekerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pedesaan,”jelasnya.

Bupati menegaskan, setiap pekerjaan yang akan dilaksanakan ini tentunya sudah melalui beberapa tahapan mulai survei, perencanaan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), proses lelang, hingga penandatanganan kontrak hari ini. Semua terbuka, tidak ditutup-tutupi.

"Tentunya saya minta agar alokasi anggaran untuk infrastruktur ini benar-benar dimanfaatkan secara efisien dan efektif. Jangan ada niat atau tindakan penyelewengan anggaran karena penegak hukum tentu saja ikut memantau kegiatan pembangunan di  Kabupaten Kebumen,”tegasnya.

Kepala Dinas PUPR Haryono Wahyudi menambahkan, penandatanganan kontrak antara PPKom Bidang Bina Marga dan Bidang Cipta Karya DPUPR dengan direktur penyedia jasa 17 paket pekerjaan jalan atau jembatan senilai Rp15,356 miliar

Sedangkan 14 paket pekerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp 3,481 Miliar yang berasal dari sumber dana DAK dan DAU. Sebelumnya, juga telah dilaksanakan penandatanganan kontrak 3 paket pekerjaan yaitu Pembangunan Jembatan Kaligending tahap 2.

“Kemudian pemeliharaan berkala Jembatan pada ruas jalan Adiluhur Kalipurwo, dan Pembangunan Embung Giritirto, Desa Giritirto, Karanggayam. Ketiga paket pekerjaan tersebut dilaksanakan penandatanganan lebih awal karena secara teknis pekerjaan tersebut membutuhkan waktu pelaksanaan yang lebih panjang,”katanya.

Penyedia jasa yang melaksanakan kontrak juga telah membuat surat pernyataan untuk menggunakan tenaga kerja setempat sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan.

"Dari 34 paket pekerjaan, diharapkan akan menyerap tenaga kerja setempat sebanyak 307 pekerja selama waktu tertentu sesuai dengan nilai upah sekitar Rp. 572 Juta," tuturnya.

Bupati juga melaunching program Gardu Jamu Bali (Gerakan terpadu Jalan Mulus dan Banyu Mili) yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan CSR dari asosiasi jasa konstruksi di Kabupaten Kebumen antara lain Gapensi, Gapeksindo, Perjasi, Askonas, berupa peralatan pemeliharaan jalan dan saluran untuk desa-desa.

Editor : Elde Joyosemito
Bagikan Artikel Ini