get app
inews
Aa Text
Read Next : Kriminalitas Meningkat Jelang Ramadan, Polresta Banyumas Perkuat Patroli

PMI Banyumas Pastikan Stok Darah Aman selama Ramadan

Jum'at, 20 Februari 2026 | 08:07 WIB
header img
PMI Kabupaten Banyumas memastikan ketersediaan darah selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas memastikan ketersediaan darah selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Banyumas, dr Winda Astuti, mengatakan saat ini stok darah tercatat sebanyak 2.015 kantong. Jumlah tersebut diperkirakan mencukupi kebutuhan pelayanan medis untuk sekitar 10 hari ke depan.

“Stok darah kami saat ini sebanyak 2.015 kantong dan itu diprediksi cukup untuk kurang lebih 10 hari. Dengan kegiatan pengambilan donor darah yang rutin kami laksanakan, Insya Allah kami optimalkan agar stok tetap aman sampai Lebaran,” ujar Winda pada Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan, selama Ramadan PMI Banyumas tetap menggelar kegiatan donor darah setiap hari dengan jadwal empat lokasi berbeda. Pelaksanaan lebih banyak dilakukan pada malam hari untuk menyesuaikan dengan waktu berbuka puasa masyarakat.

“Kegiatan donor darah selama Ramadan sudah terjadwal empat kegiatan setiap hari, dan sebagian besar kami laksanakan malam hari agar tidak mengganggu ibadah puasa,” katanya.

Winda mengakui, pihaknya juga mengantisipasi penurunan aktivitas donor saat mendekati Lebaran karena banyak masyarakat yang mudik sehingga kegiatan mobil unit berkurang.

“Stok Lebaran harus benar-benar aman, karena biasanya menjelang dan saat Lebaran kegiatan donor darah melalui mobil unit menurun akibat masyarakat menjalankan mudik. Karena itu, sejak awal Ramadan kami sudah melakukan penguatan stok,” jelasnya.

Untuk menarik minat masyarakat, PMI Banyumas memberikan apresiasi khusus bagi pendonor selama Ramadan berupa satu liter minyak goreng dan satu kilogram gula pasir.

Selain itu, PMI juga menggencarkan edukasi agar masyarakat tetap bersedia mendonorkan darah saat berpuasa. Edukasi dilakukan melalui media sosial dengan pendekatan aspek kesehatan dan keagamaan, bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia serta Kementerian Agama.

“Kami terus mengedukasi bahwa donor darah saat puasa aman dari sisi kesehatan dan diperbolehkan dari sisi agama. Kami berkolaborasi dengan MUI dan Kemenag untuk memberikan pemahaman tersebut kepada masyarakat,” ujarnya.

Mobil unit donor darah PMI Banyumas setiap hari diterjunkan ke berbagai lokasi, mulai dari desa, kecamatan, masjid, kampus hingga gereja, guna memastikan kebutuhan darah masyarakat tetap terpenuhi sepanjang Ramadan hingga Idul Fitri.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Banyumas, Ibnu Assaduddin, mengajak masyarakat tetap beramal selama bulan Ramadan, termasuk melalui donor darah.

Menurutnya, kebutuhan darah di Banyumas rata-rata mencapai 210 kantong per hari. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu sesama yang memerlukan transfusi.

“Kebutuhan darah setiap hari sekitar 210 kantong. Mari tetap beramal selama bulan Ramadan, termasuk mengamalkan darah kita untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan,” ujarnya.

Ibnu menegaskan, donor darah tidak membatalkan puasa dan diperbolehkan selama Ramadan. Ia memastikan, dari sisi agama, aktivitas tersebut tetap sah dilakukan oleh umat Islam yang sedang berpuasa.

“Apakah boleh selama Ramadan? Tentu boleh. Orang yang berpuasa masih boleh mendonorkan darahnya,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat dapat menyesuaikan waktu donor sesuai kondisi masing-masing, baik pada pagi hari, sore menjelang berbuka, maupun setelah salat Tarawih.

Dengan tetap aktif mendonorkan darah, Ibnu berharap kebutuhan darah harian dapat terpenuhi dan semangat berbagi di bulan suci semakin meningkat.
 

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut