15-20 Menit Sekali Trans Banyumas Masuk Stasiun Purwokerto, Ini Informasi Jalurnya
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Layanan Bus Trans Banyumas kini resmi terintegrasi langsung dengan Stasiun Purwokerto melalui pintu barat. Kebijakan ini diharapkan mempermudah akses masyarakat, khususnya penumpang kereta api, untuk berpindah moda transportasi dengan lebih praktis.
Peresmian rute tersebut dilakukan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono pada Jumat (27/3/2026), setelah sebelumnya melalui tahap uji coba bersama PT KAI Daop 5 Purwokerto pada 18 Maret 2026. Integrasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas transportasi di wilayah Banyumas.
Sadewo menilai, kehadiran Trans Banyumas di area stasiun merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mobilitas masyarakat yang lebih mudah dan terjangkau.
“Harapan saya ke depan tidak hanya Trans Banyumas, tetapi juga layanan lain seperti Trans Jateng bisa terintegrasi di sini. Dengan begitu, masyarakat akan semakin dimudahkan karena tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Ia menambahkan, integrasi antarmoda ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, menekan kemacetan, serta berdampak positif terhadap pengurangan emisi.
“Selain itu, konektivitas transportasi juga berperan dalam mendorong perekonomian daerah, membuka peluang bagi sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi,” katanya.
Senada, Vice President KAI Daop 5 Purwokerto Mohamad Arie Fathurrochman menyebut angkutan umum yang terintegrasi menjadi salah satu indikator penting kemajuan suatu kota.
“Alhamdulillah integrasi antar moda transportasi yang dicita-citakan kini terwujud di Stasiun Purwokerto. Pembukaan halte di pintu barat ini menjadi simbol semangat integrasi,” ungkapnya.
Adapun layanan Trans Banyumas yang terhubung ke Stasiun Purwokerto melalui pintu barat meliputi tiga koridor utama. Koridor 1 melayani rute Ajibarang – Pasar Pon – Stasiun Purwokerto – Kota (SMA Negeri 1 Purwokerto) dan terintegrasi dengan Koridor 2 menuju sejumlah kawasan seperti Unsoed, Baturraden, hingga Patikraja dan Notog.
Kemudian Koridor 3A melayani rute Terminal Bulupitu – Tanjung – Stasiun Purwokerto – Unwiku – Beji – Dukuwaluh – UMP – Kebondalem dan kembali ke Terminal Bulupitu. Sementara Koridor 3B menghubungkan UMP – Beji – Unwiku – Stasiun Purwokerto – Terminal Bulupitu, serta terintegrasi dengan Trans Jateng menuju Bukateja dan Purbalingga.
Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, mengatakan masyarakat dapat mengakses informasi rute dan posisi bus secara real time melalui aplikasi Mitra Darat serta papan elektronik yang tersedia di area drop off.
“Waktu tunggu antarbus berkisar 15 hingga 20 menit,” ujarnya.
Untuk sistem pembayaran, seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu uang elektronik berbagai bank maupun QRIS dari berbagai dompet digital.
“Tarifnya Rp3.900 untuk umum dan Rp2.000 untuk tarif khusus bagi pelajar, mahasiswa, lansia, dan penyandang disabilitas dengan kartu yang telah terdaftar,” jelasnya.
Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan terintegrasi, sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum di Banyumas.
Editor : EldeJoyosemito