Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Sungai Kramacenil Cilacap Ditemukan Meninggal 

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:49 WIB
  • author Elde Joyosemito
Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Sungai Kramacenil Cilacap Ditemukan Meninggal 
Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Sakim (42), korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kramacenil, Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap. (Foto: Istimewa)

CILACAP, iNewsPurwokerto.id – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Sakim (42), korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kramacenil, Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian, Sabtu (6/6/2026).

Sakim, warga Desa Bojongsari RT 01 RW 04, Citepus, sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Kamis (4/6/2026). Sejak laporan diterima, Tim SAR Gabungan melakukan upaya pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian hingga ke arah hilir sungai.

Koordinator Tim SAR dari Kantor SAR Cilacap, Bima Kalih Kahar, mengatakan pada hari ketiga operasi, tim memulai kegiatan dengan briefing pada pukul 07.00 WIB sebelum membagi personel ke dalam dua regu pencarian.

Regu pertama melakukan penyisiran darat sejauh 3,5 kilometer ke arah hilir dari titik korban dilaporkan tenggelam. Sementara regu kedua menyisir aliran sungai menggunakan metode body rafting dengan jarak yang sama.

Pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 12.00 WIB karena belum membuahkan hasil. Operasi kemudian dilanjutkan kembali satu jam kemudian sesuai rencana yang telah disusun.

Sekitar pukul 13.15 WIB, korban akhirnya ditemukan oleh warga dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada sekitar 2,1 kilometer dari titik awal kejadian ke arah hilir sungai.

"Korban atas nama Sakim berhasil ditemukan pada hari ketiga operasi SAR dalam kondisi meninggal dunia sekitar 2,1 kilometer dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi, korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut," kata Bima Kalih Kahar.

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi diusulkan ditutup pada pukul 14.40 WIB. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing.

Bima menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian sejak hari pertama hingga korban berhasil ditemukan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama hingga korban berhasil ditemukan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," ujarnya.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Koramil Jeruklegi, Polsek Jeruklegi, Cilacap Rescue, Bagana, Baznas, SAR MTA, MDMC, Redkar, Puskesmas Jeruklegi, Forkopimcam Jeruklegi, Pemerintah Desa Citepus, keluarga korban, serta warga setempat.

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca di wilayah pencarian dilaporkan berawan dan relatif mendukung pelaksanaan pencarian di lapangan.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut