Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Libas Afrika Selatan, Laga Diwarnai Tiga Kartu Merah
MEXICO CITY, iNewsPurwokerto.id – Timnas Meksiko mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Afrika Selatan 2-0 pada pertandingan pembuka Grup A di Stadion Azteca, Mexico City, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB.
Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, El Tri tampil dominan dan mengamankan tiga poin perdana dalam laga yang berlangsung sengit serta diwarnai tiga kartu merah.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Meksiko yang berstatus sebagai salah satu tuan rumah turnamen. Tim besutan Javier Aguirre juga memperpanjang catatan impresif mereka pada laga pembuka Piala Dunia. Dalam delapan pertandingan pembuka terakhir, Meksiko belum pernah menelan kekalahan dengan torehan enam kemenangan dan dua hasil imbang.
Sejak peluit awal dibunyikan, Meksiko langsung mengambil inisiatif serangan. Atmosfer Stadion Azteca yang dipenuhi suporter tuan rumah memberikan tekanan tersendiri bagi Afrika Selatan.
Peluang pertama hadir saat pertandingan belum genap berjalan lima menit. Raul Jimenez melepaskan tembakan keras mendatar, namun kiper Afrika Selatan Ronwen Williams masih mampu melakukan penyelamatan.
Tekanan Meksiko akhirnya membuahkan hasil pada menit kesembilan. Kesalahan kontrol bola yang dilakukan Yaya Sithole berhasil dimanfaatkan Julian Quinones untuk mencuri bola sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Williams.
Gol tersebut membawa Meksiko unggul 1-0 sekaligus memicu euforia para pendukung tuan rumah. Catatan itu juga menjadi salah satu gol pembuka tercepat dalam sejarah Piala Dunia sejak gol yang dicetak Philipp Lahm untuk Jerman pada edisi 2006.
Unggul satu gol membuat Meksiko semakin percaya diri. Quinones kembali mengancam melalui tembakan jarak jauh, sementara Roberto Alvarado beberapa kali merepotkan lini pertahanan Afrika Selatan lewat umpan silang berbahaya.
Sepanjang babak pertama, Afrika Selatan kesulitan mengembangkan permainan. Tim berjuluk Bafana Bafana lebih banyak bertahan menghadapi gempuran tuan rumah yang terus menguasai jalannya pertandingan.
Menjelang turun minum, Meksiko hampir menggandakan keunggulan saat tembakan Quinones membentur tiang gawang. Namun hingga jeda, skor 1-0 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, situasi semakin sulit bagi Afrika Selatan. Baru empat menit setelah restart, Yaya Sithole harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah karena menjatuhkan Brian Gutierrez saat menjadi pemain terakhir di lini pertahanan.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain membuat Meksiko semakin leluasa mengontrol pertandingan. Tekanan terus diberikan hingga akhirnya gol kedua lahir pada pertengahan babak kedua.
Raul Jimenez sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambut umpan matang Roberto Alvarado di tiang jauh. Gol tersebut menjadi gol perdana Jimenez di putaran final Piala Dunia dan membawa Meksiko unggul 2-0.
Kondisi Afrika Selatan semakin memburuk ketika pemain pengganti Themba Zwane mendapat kartu merah langsung usai terlibat insiden dengan Alvarado. Bafana Bafana pun harus melanjutkan pertandingan hanya dengan sembilan pemain.
Menjelang laga berakhir, Meksiko juga kehilangan satu pemain setelah Cesar Montes diganjar kartu merah akibat pelanggaran terhadap Khuliso Mudau. Meski demikian, situasi tersebut tidak mengubah jalannya pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Meksiko mampu mempertahankan keunggulan 2-0 dan mengamankan kemenangan pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Hasil ini menempatkan El Tri dalam posisi yang menguntungkan di Grup A sekaligus mengirim pesan bahwa mereka siap bersaing bukan hanya sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai kandidat kuat di turnamen ini. Sementara itu, Afrika Selatan harus segera berbenah setelah gagal meraih poin dan kehilangan dua pemain akibat kartu merah pada laga pembuka.
Editor: EldeJoyosemito