Ratusan Gamer Ramaikan Turnamen E-Sport Kapolresta Cilacap, Jadi Ajang Cari Atlet Berbakat
CILACAP, iNewsPurwokerto.id – Ratusan gamer dari berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap mengikuti Kapolresta Cilacap E-Sport Championship 2026 Season 2 yang digelar di Fourtress Cafe.
Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menjaring bibit atlet e-sport potensial.
Tingginya antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan 64 tim yang melibatkan lebih dari 300 gamer. Jumlah tersebut menunjukkan perkembangan olahraga elektronik atau e-sport yang semakin diminati kalangan generasi muda di Kabupaten Cilacap.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono mengatakan penyelenggaraan kejuaraan tersebut bertujuan memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang e-sport.
Menurutnya, kemajuan teknologi telah mendorong lahirnya berbagai cabang olahraga baru, termasuk e-sport yang kini berkembang pesat dan memiliki peluang besar untuk mencetak prestasi.
“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi permainan digital, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter melalui sportivitas, kerja sama tim, disiplin, dan tanggung jawab. Kami ingin generasi muda Cilacap memiliki ruang yang positif untuk berkembang dan meraih prestasi,” kata Budi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan milenial dan Generasi Z yang saat ini mendominasi perkembangan industri e-sport.
Lebih jauh, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari proses pencarian atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mewakili Kabupaten Cilacap pada berbagai kompetisi e-sport tingkat regional maupun nasional.
Menurut Kapolresta, peserta yang menunjukkan performa terbaik akan masuk dalam radar pembinaan untuk mengikuti kejuaraan e-sport yang digelar Polri, mulai dari tingkat Polda hingga Kapolri Cup.
“Melalui kompetisi ini kami berharap lahir atlet-atlet e-sport berbakat yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. E-sport memiliki masa depan yang besar dan dapat menjadi sarana mengharumkan nama daerah maupun bangsa,” ujarnya.
Ia menilai pembinaan yang berkelanjutan sangat diperlukan agar potensi yang dimiliki para gamer muda dapat berkembang secara maksimal dan mampu bersaing di level profesional.
Selain mempertandingkan kemampuan bermain, turnamen tersebut juga membawa pesan edukatif. Polresta Cilacap mengajak para peserta menjunjung tinggi nilai fair play, meningkatkan kemampuan komunikasi dan strategi tim, serta memanfaatkan teknologi secara bijak.
Para gamer juga didorong untuk menghindari perilaku negatif di ruang digital dan menjadikan e-sport sebagai kegiatan yang produktif serta berorientasi pada prestasi.
Budi menegaskan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan kompetitif.
“Atas nama Polresta Cilacap, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, komunitas e-sport, ESI Kabupaten Cilacap, dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu membawa nama baik Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, hingga Indonesia di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Editor: EldeJoyosemito