Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Warga Grujugan Banyumas Terima Bantuan Beras 30 Kilogram dari Bulog
Advertisement . Scroll to see content

Insiden Robohnya Tribun Penonton, Bupati Banyumas Pastikan Penanganan 90 Korban Jadi Prioritas

Senin, 27 Juli 2026 | 17:47 WIB
  • author Elde Joyosemito
Insiden Robohnya Tribun Penonton, Bupati Banyumas Pastikan Penanganan 90 Korban Jadi Prioritas
Pemkab Banyumas menjadikan penanganan korban ambruknya tribun saat gelaran Speed Fest #2 Kejurnas Drift Seri III Tahun 2026 jadi prioritas utama. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Pemerintah Kabupaten Banyumas menjadikan penanganan korban ambruknya tribun VIP saat gelaran Speed Fest #2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri III Tahun 2026 di kompleks GOR Satria Purwokerto sebagai prioritas utama. 

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (26/7/2026) itu mengakibatkan puluhan penonton mengalami luka dan harus menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, berdasarkan data hingga Senin (27/7/2026) pukul 12.00 WIB, sebanyak 90 korban telah mendapatkan penanganan medis di 11 rumah sakit. Dari jumlah tersebut, 49 orang telah menjalani rawat jalan, 40 orang masih menjalani perawatan inap, dan satu korban masih dalam tahap observasi.

Korban tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni RS Wijaya Kusuma sebanyak 21 orang, RS Orthopaedi 26 orang, RS Elisabeth sembilan orang, RS JIH Purwokerto sembilan orang, RS Geriatri tujuh orang, RS Ananda enam orang, RS Dadi Keluarga lima orang, RS Wiradadi tiga orang, RS Margono Soekarjo dua orang, RS Sinar Kasih satu orang, serta RSUD Banyumas satu orang.

Menurut Sadewo, sesaat setelah insiden terjadi, lebih dari 20 ambulans diterjunkan untuk mengevakuasi korban ke berbagai rumah sakit di Banyumas agar segera memperoleh penanganan medis sesuai tingkat keparahan luka yang dialami.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban, Bupati bersama panitia penyelenggara dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) juga mengunjungi sejumlah rumah sakit untuk memberikan dukungan moril sekaligus memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik.

"Hasil komunikasi dengan korban, keluarga, maupun pihak rumah sakit menunjukkan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur yang berlaku," kata Sadewo.

Sementara itu, terkait penyebab ambruknya tribun, Sadewo menegaskan proses penyelidikan sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum. 

Pemerintah Kabupaten Banyumas menghormati proses tersebut dan meminta seluruh pihak, khususnya panitia penyelenggara, bersikap kooperatif selama investigasi berlangsung.

Ia menyatakan telah meminta penyelenggara memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan penyidik agar penyebab pasti insiden dapat segera diketahui.

"Kami menyerahkan proses penyelidikan kepada aparat yang berwenang. Panitia juga kami minta kooperatif sehingga investigasi dapat berjalan dengan lancar dan penyebab kejadian ini dapat diungkap secara jelas," ujarnya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut