Diduga akibat Kelalaian Bakar Sampah, Lahan 1,3 Hektare di Karanganyar Kebumen Terbakar
KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Kebakaran melanda lahan pekarangan seluas sekitar 1,3 hektare di Dukuh Clungup, Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen. Kebakaran yang terjadi pada akhir pekan ini diduga dipicu kelalaian seseorang saat membakar sampah.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, api diduga berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Kobaran api kemudian merembet ke lahan kering di sekitarnya.
"Diduga akibat kelalaian orang yang membakar sampah kemudian ditinggal pergi," kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 13.15 WIB oleh Kepala Dusun I Desa Grenggeng, Tugomahno, 53. Saat melintas di kawasan RW 05 dan RW 06 Dukuh Clungup, ia melihat kepulan asap dari arah lahan pekarangan.
Setelah mendekati lokasi, Tugomahno mendapati daun dan ranting kering di area tersebut telah terbakar. Ia kemudian melaporkan kejadian itu kepada mantan kepala desa setempat, Salim, 58, yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut ke Polsek Karanganyar sekitar pukul 13.30 WIB.
Mendapat laporan, personel Polsek Karanganyar yang dipimpin Kapolsek Karanganyar Iptu Aris Haryadi langsung mendatangi lokasi. Polisi bersama warga melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan alat pemadam api ringan serta peralatan sederhana berupa dahan dan bambu.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Petugas juga telah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara, mengamankan lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta membuat laporan terkait peristiwa tersebut. Api tidak sampai merembet ke kawasan permukiman warga.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di tengah kondisi cuaca kering. Pembakaran tidak boleh ditinggalkan tanpa pengawasan karena berpotensi memicu kebakaran lahan yang lebih luas.
Editor : EldeJoyosemito