Krisis Air Bersih Meluas, 46 Desa di Kebumen Dapat Bantuan 337 Tangki
KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Pemkab Kebumen telah menyalurkan 337 tangki air bersih secara gratis kepada warga yang terdampak kekeringan. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di 46 desa yang tersebar di 14 kecamatan.
Distribusi air bersih dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen sejak awal Agustus 2026 dan masih berlangsung hingga September.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani memantau langsung penyaluran bantuan air bersih di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam.
Menurut Lilis, distribusi air bersih dilakukan secara berkala untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga, terutama untuk minum dan memasak.
“Air bersih disalurkan empat kali dalam sebulan untuk memenuhi kebutuhan pokok warga, seperti minum dan memasak. Penyaluran air telah dilakukan sejak awal Agustus dan gratis, tidak dipungut biaya,” ujar Lilis.
Desa Clapar menjadi salah satu wilayah yang mengalami keterbatasan air bersih. Kondisi tersebut terjadi karena ketersediaan air di sumur dan sejumlah sumber air warga terus berkurang selama musim kemarau.
BPBD Kebumen hingga kini masih melakukan pemantauan dan pendistribusian air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan berdasarkan laporan dan kondisi kekeringan di masing-masing daerah.
Lilis mengimbau masyarakat maupun pemerintah desa segera melaporkan apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Laporan dapat disampaikan melalui pemerintah desa atau kecamatan untuk kemudian diteruskan kepada BPBD.
“Kalau ada yang kesulitan air bersih, segera laporkan melalui desa atau kecamatan. Nanti akan ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan,” katanya.
Editor: EldeJoyosemito