Dramatis! Persib Bandung Comeback 3-1 atas Port FC, Tiga Gol Tercipta di Menit Akhir
PATHUM TANI, iNewsPurwokerto.id – Persib Bandung mengawali kiprahnya di Grup B ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026-2027 dengan kemenangan dramatis. Sempat tertinggal dari tuan rumah Port FC, Maung Bandung bangkit dan membalikkan keadaan hingga menang 3-1 di Stadion Thammasat, Pathum Tani, Thailand, Kamis (8/10/2026) malam WIB.
Tiga gol Persib tercipta pada 10 menit terakhir pertandingan. Mariano Peralta menjadi pemantik kebangkitan lewat gol penyeimbang, sebelum Berguinho dan Luka Menalo memastikan kemenangan tim asal Bandung tersebut pada masa tambahan waktu.
Pelatih Persib, Igor Tolic, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Menurut dia, kecerdasan pemain dalam membaca situasi dan menyesuaikan strategi menjadi faktor penting di balik kemenangan tersebut.
"Selamat untuk para pemain. Hal seperti ini mungkin terjadi ketika Anda memiliki kelompok pemain yang sangat cerdas di lapangan. Mereka bisa beradaptasi dan mengubah sistem di tengah pertandingan," ujar Tolic dalam konferensi pers seusai laga, dikutip dari situs resmi klub.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persib dalam persaingan Grup B. Tambahan tiga poin mengantarkan Maung Bandung ke posisi kedua klasemen sementara, di bawah Johor Darul Ta’zim (JDT) yang menang 6-0 atas Svay Rieng.
Port FC Unggul Lebih Dahulu
Port FC yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Persib memilih bermain disiplin sambil mencari peluang melalui serangan balik cepat.
Berguinho dan Marc Klok menjadi penggerak serangan Persib. Keduanya berupaya menyuplai bola kepada Ali Tanamal dan Luka Menalo untuk membongkar pertahanan tuan rumah. Namun, sejumlah peluang yang tercipta belum mampu menghasilkan gol.
Port FC juga beberapa kali mengancam pertahanan Maung Bandung. Meski pertandingan berlangsung dalam tempo cukup tinggi dengan jual beli serangan, kedua tim gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Port FC kembali meningkatkan tekanan. Tim tuan rumah berusaha membongkar pertahanan Persib melalui serangan terorganisasi, tetapi barisan belakang tim tamu masih mampu meredam ancaman tersebut.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-65. Port FC mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang Persib. Jude Soonsup-Bell yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa tim tuan rumah unggul 1-0.
Setelah memimpin, Port FC cenderung bermain lebih bertahan. Sebaliknya, Persib meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Persib sempat berharap mendapatkan penalti pada menit ke-78 setelah Mariano Peralta terjatuh di kotak terlarang. Namun, setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR), wasit memutuskan tidak terjadi pelanggaran.
Peralta Memulai Kebangkitan Persib
Persib terus menekan hingga penghujung pertandingan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-86 ketika Mariano Peralta berhasil memanfaatkan umpan terukur Balsa Sekulic.
Peralta melepaskan tembakan mendatar dari jarak dekat yang gagal dibendung penjaga gawang Port FC. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membangkitkan kepercayaan diri para pemain Persib.
Momentum pertandingan pun berbalik. Persib semakin agresif memanfaatkan ruang yang mulai terbuka di lini pertahanan tuan rumah.
Pada menit ke-90+1, Berguinho membawa Persib berbalik unggul 2-1. Berawal dari kombinasi umpan panjang, pemain tersebut melepaskan tembakan mendatar yang kembali merobek gawang Port FC.
Persib belum berhenti. Pada menit ke-90+6, Maung Bandung kembali menghukum pertahanan tuan rumah melalui serangan dari sisi kanan.
Mariano Peralta berperan dalam gol ketiga tersebut dengan mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Luka Menalo. Skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Persib hingga pertandingan berakhir.
Serangan Balik Jadi Kunci Kemenangan
Tolic menilai perubahan situasi pertandingan pada babak kedua memberikan kesempatan bagi Persib untuk mengembangkan permainan. Ruang yang lebih terbuka membuat timnya bisa melancarkan serangan balik secara efektif.
"Mereka (Port FC) memiliki beberapa peluang di babak pertama, tetapi kami bertahan dengan baik. Di babak kedua, ruang permainan lebih terbuka dan kami memiliki solusi serangan balik yang luar biasa untuk menempatkan pemain di posisi yang tepat. Saya pikir kami layak mendapatkan kemenangan ini," kata Tolic.
Menurut dia, kemampuan pemain menyesuaikan diri dengan perubahan permainan menjadi salah satu kekuatan Persib. Timnya tidak hanya mampu bertahan ketika mendapat tekanan, tetapi juga memanfaatkan celah pertahanan lawan pada momen-momen krusial.
Kemenangan 3-1 atas Port FC sekaligus menunjukkan daya juang Persib dalam menghadapi tekanan di pertandingan tandang. Ketika waktu pertandingan hampir habis dan kekalahan tampak membayangi, Maung Bandung justru mampu mencetak tiga gol untuk membawa pulang poin penuh dari Thailand.
Editor: EldeJoyosemito