JAKARTA, iNewsPurwokerto.id - Gus Miftah resmi mengundurkan diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Kabar ini langsung menjadi pembicaraan hangat di berbagai platform.
Keputusan ini diambil setelah Gus Miftah mendapat desakan dari berbagai pihak terkait kontroversi yang melibatkan dirinya. Salah satu pemicu utamanya adalah insiden di mana ia diduga mengolok-olok penjual es teh. Tidak hanya itu, beredar pula video lawas yang menunjukkan Gus Miftah menghina fisik komedian Yati Pesek dengan sebutan tidak pantas.
Seiring dengan polemik tersebut, media sosial juga diramaikan oleh isu mengenai tarif ceramah Gus Miftah. Pengamat politik Rumail Abbas mengungkapkan bahwa tarif ceramah Gus Miftah selama 90 menit diduga mencapai Rp75 juta. Pernyataan ini disampaikan melalui akun media sosial X miliknya, @Stakof, pada Jumat (6/12/2024).
Dalam unggahannya, Rumail membandingkan tarif Gus Miftah dengan Gus Baha, ulama asal Rembang. Menurutnya, Gus Baha hanya menerima amplop berisi Rp2 juta untuk setiap ceramahnya.
"Saya pernah mendengar langsung dari panitia pengajian Gus Baha. Amplop yang diberikan berisi Rp2 juta. Gus Baha juga tidak meminta fasilitas tambahan seperti jemputan atau akomodasi," ujar Rumail.
Rumail juga menambahkan bahwa tarif Rp75 juta untuk Gus Miftah belum termasuk biaya hotel, transportasi, makan, maupun kebutuhan lain yang harus dipenuhi oleh panitia acara.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait