Menurutnya, pembangunan IMP ini merupakan bentuk komitmen RSUD Banyumas dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak. "Kami bertekad memberikan pelayanan terbaik guna mewujudkan harapan baru bagi kesehatan ibu dan anak, serta masyarakat luas, sebagai wujud kontribusi kami dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas," ujarnya.
Pj Bupati Banyumas, Iwanuddin Iskandar, mengapresiasi pengembangan fasilitas di RSUD Banyumas. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini adalah bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak.
"Berdasarkan data tahun 2024, terdapat 19 kasus kematian ibu dan sekitar 229 kasus kematian bayi di Banyumas. Pembangunan IMP ini adalah bentuk ikhtiar kita untuk menekan angka tersebut," ungkapnya.
Ia juga berpesan agar seluruh tenaga medis memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. "Pastikan setiap pasien yang datang ke RSUD Banyumas pulang dengan senyuman, kepuasan, dan kesembuhan," pesannya.
Gedung Instalasi Maternal Perinatal RSUD Banyumas ini berlokasi di sisi utara pintu keluar parkiran rumah sakit dan dijadwalkan mulai beroperasi pada Jumat, 14 Februari 2025.
Editor : Arbi Anugrah
Artikel Terkait