“Kesiapan tutor dalam mengadopsi kurikulum baru dan sistem pembelajaran yang adaptif sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Sejalan dengan visi UT menuju World Class University (WCU), seleksi ini juga menekankan pada kemampuan tutor untuk memotivasi mahasiswa, memahami karakteristik mahasiswa PJJ, dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.
UT Purwokerto juga memperkenalkan sistem pembelajaran dan pelaporan tutorial berbasis aplikasi untuk memudahkan evaluasi dan perencanaan aktivitas tutorial.
“Para calon tutor diharapkan mampu menjalankan berbagai aspek ini dengan baik, terutama dalam konteks UT sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) yang mengutamakan kualitas dan inovasi,” jelasnya.
Dengan proses seleksi yang ketat ini, UT Purwokerto berharap dapat menghasilkan tutor yang kompeten dan berintegritas, siap mendukung mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan jarak jauh yang semakin relevan di era modern.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait