PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Akses penghubung antara kawasan wisata Baturraden dan Desa Wisata Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dilaporkan dalam kondisi rawan. Kerusakan serius yang terjadi pada Jembatan Kalidekem dikhawatirkan menghambat aktivitas masyarakat, sektor pariwisata, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sekretaris Desa Melung, Timbul Yulianto, mengatakan jembatan tersebut merupakan infrastruktur strategis yang menopang pergerakan ekonomi dan pariwisata warga. Namun sejak mengalami kerusakan pada 25 Agustus 2025, hingga kini belum ada penanganan perbaikan.
“Kerusakannya sudah berlangsung cukup lama dan kondisinya semakin membahayakan. Selain rusak berat, struktur jembatan juga mengalami penurunan,” ujar Timbul, Kamis (22/1/2026).
Dia menyebutkan, bagian jembatan yang ambles diperkirakan mencapai kedalaman sekitar tujuh meter. Kondisi tersebut memaksa pengendara, khususnya sepeda motor dan kendaraan bertonase besar, untuk melintas dengan tingkat kehati-hatian tinggi.
Timbul menambahkan, meski terdapat jalur alternatif melalui wilayah Kutaliman, akses tersebut juga tidak sepenuhnya aman. Pasalnya, jembatan di kawasan Grumbul Babakan dilaporkan mengalami kerusakan dan berisiko bagi pengguna jalan.
“Warga yang berada di antara dua akses itu sama-sama menghadapi kondisi yang berbahaya,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Melung, lanjut Timbul, telah mengajukan laporan dan permohonan resmi kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas. Namun hingga saat ini belum ada kepastian terkait waktu penanganan di lapangan.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
