LONDON, iNewsPurwokerto.id – Arsenal menyamai rekor 16 gol dari situasi sepak pojok dalam satu musim Premier League setelah menundukkan Chelsea dengan skor 2-1.
Kemenangan tersebut membuat The Gunners tetap unggul lima poin atas Manchester City dalam persaingan gelar.
Sehari sebelumnya, Manchester City lebih dulu memberi tekanan lewat kemenangan 1-0 di kandang Leeds United. Arsenal merespons dengan performa efektif, memaksimalkan kekuatan bola mati untuk memastikan tiga poin.
Dua gol tuan rumah dicetak William Saliba dan Jurrien Timber, keduanya berawal dari sepak pojok. Tambahan itu membuat Arsenal mengoleksi 16 gol dari skema serupa musim ini, menyamai rekor kompetisi untuk satu musim.
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengakui keunggulan lawan dalam memanfaatkan situasi tersebut. “Gol pertama itu luar biasa. Arsenal mungkin tim terbaik di dunia dalam situasi seperti itu,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Arsenal Mikel Arteta menyambut positif kembalinya efektivitas bola mati timnya. Ia menilai variasi serangan seperti itu menjadi senjata penting di fase krusial musim.
“Kami sempat kehilangan poin dari situasi lemparan jauh dan tidak cukup tajam dalam bola mati. Hari ini kami melakukannya dengan baik. Memiliki opsi seperti ini sangat penting,” kata Arteta.
Hasil laga Manchester United vs Crystal Palace pada pekan Liga Inggris 2025-2026 berakhir 2-1 untuk tuan rumah. Bertanding di Old Trafford, Minggu (1/3/2026) malam WIB, Setan Merah harus bangkit setelah tertinggal lebih dulu.
Palace membuka keunggulan cepat lewat sundulan Maxence Lacroix pada menit keempat memanfaatkan sepak pojok. Tim tamu bahkan sempat menekan, sementara United kesulitan menciptakan peluang bersih di babak pertama. Sejumlah peluang dari Harry Maguire, Benjamin Sesko, hingga Bruno Fernandes belum mampu mengubah keadaan, sehingga skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
