PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang warga lanjut usia di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, pada Minggu (15/2/2026) dini hari, langsung ditangani jajaran Polresta Banyumas bersama Polsek Kebasen.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.05 WIB di rumah Parsiti (66), seorang petani setempat. Laporan resmi diterima polisi sekitar pukul 02.00 WIB. Dua pelaku tak dikenal diduga telah masuk ke dalam rumah saat korban tengah beristirahat.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi menjelaskan, korban terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari ruang tamu. Saat keluar dari kamar, korban mendapati dua orang sudah berada di dalam rumah.
“Pelaku langsung melakukan kekerasan, mengikat tangan korban menggunakan lakban dan mengancam dengan senjata tajam jenis celurit,” ujarnya.
Anak korban yang terbangun akibat kegaduhan juga menjadi sasaran. Keduanya diikat dan diancam. Para pelaku kemudian membawa kabur uang tunai sebesar Rp7.350.000, sejumlah perhiasan emas yang masih didata, serta tiga kartu ATM milik keluarga korban lengkap dengan nomor PIN.
Usai pelaku meninggalkan lokasi, korban dan anaknya berhasil melepaskan diri sekitar pukul 00.45 WIB. Mereka kemudian meminta bantuan anggota keluarga yang tinggal di belakang rumah, sebelum melapor kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim dan SPKT Polsek Kebasen segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis dan Tim Resmob guna melakukan penyelidikan lanjutan.
“Saat ini kami masih mengintensifkan pemeriksaan saksi dan memburu terduga pelaku. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk mengaktifkan kembali satkamling sebagai langkah preventif menjaga keamanan lingkungan,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, Polresta Banyumas bersama jajaran polsek meningkatkan patroli pada jam-jam rawan di kawasan permukiman, pertokoan, dan pusat aktivitas ekonomi.
Polisi juga menggandeng pemerintah desa dan elemen masyarakat untuk memperkuat kesadaran keamanan lingkungan, termasuk memastikan pintu dan pagar rumah terkunci saat beristirahat maupun bepergian.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
