PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan elpiji 3 kilogram lebih dari 9 juta tabung di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga libur panjang Idul Fitri.
Total tambahan pasokan yang disiapkan mencapai 9.047.530 tabung. Jumlah tersebut terdiri atas penyaluran fakultatif sebanyak 5.902.480 tabung serta extra dropping sebesar 3.145.050 tabung untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Dari total tambahan tersebut, sekitar 8.225.930 tabung dialokasikan untuk wilayah Jawa Tengah, sedangkan 821.600 tabung lainnya disalurkan ke wilayah DIY.
Jika dibandingkan dengan konsumsi normal elpiji 3 kg di wilayah Jawa Tengah dan DIY yang mencapai sekitar 37.742.120 tabung, tambahan pasokan tersebut setara dengan sekitar 24 persen dari kebutuhan normal.
Secara rinci, tambahan pasokan di Jawa Tengah mencapai sekitar 24,48 persen dari konsumsi normal sebesar 33.614.480 tabung. Sementara itu di DIY, tambahan pasokan mencapai sekitar 19,9 persen dari konsumsi normal yang tercatat sebanyak 4.127.640 tabung.
Penyaluran tambahan elpiji dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan tren peningkatan konsumsi masyarakat. Untuk distribusi fakultatif elpiji 3 kg di wilayah Jawa Tengah dan DIY dijadwalkan pada 17 Februari 2026 sebanyak 1.181.680 tabung, kemudian pada 19 Maret, 21 Maret, dan 3 April 2026 masing-masing sebanyak 1.573.600 tabung.
Selain distribusi fakultatif, Pertamina juga melakukan extra dropping elpiji 3 kg sebagai tambahan pasokan di luar distribusi reguler yang telah dimulai sejak akhir Februari 2026. Total extra dropping yang disiapkan mencapai 3.145.050 tabung, dengan rincian 2.801.210 tabung untuk Jawa Tengah dan 343.840 tabung untuk DIY.
Sebagai informasi, penyaluran fakultatif merupakan distribusi pengganti yang dilakukan pada hari libur atau tanggal merah, sedangkan extra dropping merupakan tambahan pasokan di luar distribusi reguler untuk memperkuat ketersediaan stok, khususnya pada periode peningkatan konsumsi.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan pihaknya terus memastikan ketersediaan stok hingga ke tingkat distribusi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kami memastikan tambahan pasokan elpiji 3 kg ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, khususnya di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan elpiji selama Ramadan hingga Lebaran,” ujarnya.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap program subsidi pemerintah, Pertamina juga mengimbau masyarakat yang mampu untuk menggunakan elpiji nonsubsidi agar penyaluran subsidi dapat tepat sasaran. Pertamina menyediakan produk elpiji nonsubsidi Bright Gas dengan pilihan ukuran 5,5 kg dan 12 kg.
Selain itu, masyarakat juga diminta membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi Pertamina. Selain ketersediaan yang terjamin, harga yang ditawarkan juga sesuai dengan ketentuan pemerintah, yakni tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.000 per tabung.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
