“Ketika perempuan berdaya, keluarga menjadi kuat, masyarakat menjadi tangguh, dan bangsa menjadi lebih maju serta berkeadilan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyambut baik sinergi antara Polresta Cilacap dan Pemkab Cilacap dalam penanganan kasus perempuan dan anak. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menghadirkan perlindungan yang menyeluruh.
“Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen kita bersama untuk memberikan perlindungan yang lebih kuat, cepat, dan terintegrasi bagi perempuan dan anak. Ini juga memastikan negara hadir di tengah masyarakat,” ungkap Ammy.
Kerja sama ini sekaligus menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
Diketahui, inisiatif kerja sama tersebut merupakan terobosan yang digagas oleh Kompol Guntar Arif Setiyoko, peserta didik Sespimmen Polri Dikreg 66. Gagasan itu dirumuskan bersama tim kelompok kerja Polresta Cilacap saat kegiatan aktualisasi kepemimpinan Polri di Kabupaten Cilacap beberapa waktu lalu.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan penanganan kasus perempuan dan anak di Cilacap dapat dilakukan secara lebih efektif, terpadu, serta memberikan rasa aman dan keadilan bagi korban.
Menutup sambutannya, Ammy mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Kartini sebagai momentum untuk terus bergerak bersama.
“Mari kita wujudkan perempuan yang berdaya dan anak yang terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
