PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Mahasiswa pecinta alam dari Universitas Jenderal Soedirman menggelar simulasi penjelajahan rawa di kawasan Tritih Kulon, Cilacap, sebagai bagian dari pendidikan lanjutan Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pecinta Alam (UPL MPA) Unsoed. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari pada 1–3 Mei 2026 itu difokuskan untuk mengasah kemampuan survival, navigasi medan, serta observasi ekosistem lahan basah.
Dalam simulasi tersebut, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi langsung menghadapi tantangan alam rawa yang dinamis. Mereka dilatih membaca arah di medan sulit, bertahan hidup dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar, hingga mengamati keanekaragaman flora dan fauna di kawasan pesisir.
Kegiatan diikuti enam anggota tim yang dipimpin Gael Gellet bersama Ibnu Syahrizal Shadzimin, Habib Manarul Huda, Marelyne Shinta, Ihsaan Hanafi, dan Inayati Hasanah.
Selama penjelajahan, peserta menggunakan berbagai peralatan navigasi seperti kompas bidik, GPS, protaktor, serta teknik orientasi medan berbasis peta untuk menentukan titik tujuan di kawasan rawa. Tantangan yang dihadapi juga berubah mengikuti kondisi pasang surut air.
Mahasiswa Pecinta Alam Unsoed Jelajahi Rawa Tritih Kulon. Foto: Unsoed
Gael menjelaskan, tim menerapkan dua teknik penjelajahan berbeda sesuai kondisi medan saat kegiatan berlangsung.
“Teknik penjelajahan basah saat pasang datang tidak terlalu menghabiskan banyak tenaga karena dibantu tekanan air sebagai sumber tenaga untuk bergerak. Sedangkan saat surut, peserta harus melewati lumpur untuk mencapai target navigasi,” ujar Gael dikutip dari laman Unsoed, Selasa (12/5/2026).
Editor : Arbi Anugrah
Artikel Terkait
