Tribun Roboh Sebabkan Penonton Luka, Bupati Angkat Bicara

Elde Joyosemito
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono angkat bicara terkait insiden ambruknya tribun penonton pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Speed Fest. (Foto: iNewsPurwokerto)

Pemerintah Kabupaten Banyumas juga berkoordinasi dengan penyelenggara, Ikatan Motor Indonesia (IMI), kepolisian, dan pihak vendor untuk membentuk pusat informasi atau command center. Selain itu, akan ditunjuk satu juru bicara agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap terpusat dan tidak menimbulkan simpang siur.

"Kami akan membentuk command center dan menunjuk satu PIC yang memberikan keterangan resmi agar informasi yang beredar tidak bias. Kami memahami akan banyak informasi yang beredar di media sosial, tetapi tidak ada pihak yang menginginkan peristiwa ini terjadi," katanya.

Sebagai langkah lanjutan, seluruh rangkaian Kejurnas Drift untuk sementara dihentikan hingga proses penyelidikan selesai. Keputusan mengenai kelanjutan penyelenggaraan akan menunggu hasil evaluasi dari kepolisian dan IMI.

Terkait jumlah korban, Sadewo menyebut proses pendataan masih berlangsung. Namun, ia memperkirakan ada belasan penonton yang harus mendapatkan perawatan medis, termasuk beberapa di antaranya diduga mengalami patah tulang.

"Data korban masih terus dihimpun. Ada yang diduga mengalami patah tulang, tetapi laporan lengkapnya masih kami tunggu," ujarnya.

Editor : EldeJoyosemito

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network