Menurutnya, peristiwa itu tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, tetapi juga menyangkut citra dan integritas institusi pendidikan.
"Lebih ke rasa duka kami atas korupsi yang dilakukan sama petinggi kami. Ini kekalahan mahasiswa, yang mana ruang integritas kampus itu dilawan, dicederai oleh korupsi rektor," ujar Ahmad.
Dia mengakui hingga aksi digelar KPK belum mengumumkan penetapan tersangka dalam perkara tersebut. Namun, menurut dia, operasi tangkap tangan yang dilakukan lembaga antirasuah menjadi persoalan serius yang harus disikapi civitas akademika.
"Memang sampai saat ini belum ada penetapan tersangka oleh KPK. Namun, penangkapan tersebut menunjukkan adanya persoalan yang harus diusut. Kami enggak terima kalau kampus dicederai integritasnya," tegasnya.
Mahasiswa juga meminta agar proses hukum terhadap pihak-pihak yang diamankan KPK dilakukan secara transparan dan tidak mengabaikan kepentingan sivitas akademika Unsoed.
Aksi mahasiswa tersebut berlangsung sekitar 45 menit. Massa kemudian mengakhiri demonstrasi sekitar pukul 18.00 WIB setelah membacakan pernyataan sikap dan melepas jas almamater sebagai simbol sikap mahasiswa terhadap kondisi yang terjadi di lingkungan kampus.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
