Sementara itu, hasil mitigasi terhadap 12 sekolah penerima MBG dari SPPG Sidasari 1 belum menemukan laporan gangguan kesehatan serupa dari sekolah lainnya.
"Sudah kita mitigasi semuanya untuk 12 sekolah tersebut. Apa hanya di SMA 1 Sampang," tutur Yuda.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap telah mengambil sampel seluruh menu MBG yang dikonsumsi siswa SMA Negeri 1 Sampang. Sampel tersebut meliputi nasi, ayam bumbu kuning, oseng kangkung, tahu goreng dan semangka.
Sampel makanan tersebut selanjutnya dikirim ke Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk pemeriksaan. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kontaminasi pada makanan maupun faktor lain yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Dugaan gangguan kesehatan itu dilaporkan dialami 361 siswa SMA Negeri 1 Sampang. Dari jumlah tersebut, 70 siswa mendapat penanganan berupa pemberian obat di sekolah, sedangkan 15 siswa menjalani rawat jalan di Puskesmas Sampang.
Sementara itu, enam siswa masih menjalani rawat inap dan 19 siswa lainnya dirujuk ke RSUD Cilacap untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
