Memasuki babak kedua, Port FC kembali meningkatkan tekanan. Tim tuan rumah berusaha membongkar pertahanan Persib melalui serangan terorganisasi, tetapi barisan belakang tim tamu masih mampu meredam ancaman tersebut.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-65. Port FC mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang Persib. Jude Soonsup-Bell yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa tim tuan rumah unggul 1-0.
Setelah memimpin, Port FC cenderung bermain lebih bertahan. Sebaliknya, Persib meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Persib sempat berharap mendapatkan penalti pada menit ke-78 setelah Mariano Peralta terjatuh di kotak terlarang. Namun, setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR), wasit memutuskan tidak terjadi pelanggaran.
Peralta Memulai Kebangkitan Persib
Persib terus menekan hingga penghujung pertandingan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-86 ketika Mariano Peralta berhasil memanfaatkan umpan terukur Balsa Sekulic.
Peralta melepaskan tembakan mendatar dari jarak dekat yang gagal dibendung penjaga gawang Port FC. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membangkitkan kepercayaan diri para pemain Persib.
Momentum pertandingan pun berbalik. Persib semakin agresif memanfaatkan ruang yang mulai terbuka di lini pertahanan tuan rumah.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
