PURBALINGGA, iNewsPurwokerto.id - BPBD Purbalingga mengintensifkan penyaluran bantuan air bersih untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang semakin meluas. Distribusi dilakukan hingga malam hari dengan sistem sif yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.
Sekretaris BPBD Purbalingga Aris Mulyanto mengatakan, pengaturan jadwal kerja siang dan malam dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Petugas terus menyalurkan bantuan ke berbagai wilayah terdampak.
Berdasarkan data BPBD hingga 13 Oktober 2026, penanganan kekeringan telah berlangsung selama 99 hari. Total bantuan air bersih yang didistribusikan mencapai 5.684 tangki atau setara 24.474.000 liter.
Bantuan tersebut telah menjangkau 15.374 kepala keluarga (KK) atau 50.067 jiwa yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Purbalingga.
Aris mengatakan, penyaluran air bersih masih menjadi salah satu upaya utama untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.
Sejumlah desa menerima pasokan air dalam jumlah besar. Di Kecamatan Kaligondang, Desa Sinduraja tercatat memperoleh bantuan terbanyak, yakni 1.103 tangki atau sekitar 4.412.000 liter. Bantuan itu diperuntukkan bagi 1.826 KK atau 5.267 jiwa.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
