Menurut Sadewo, pertemuan dengan pejabat Kementerian PU bersama calon investor tersebut telah berlangsung di Jakarta pada Rabu (14/10). Namun, ia belum mengungkapkan nama perusahaan maupun besaran investasi yang berpotensi ditanamkan.
Ia menegaskan, proses penjajakan masih berjalan. Karena itu, belum ada investor yang ditetapkan secara resmi maupun kepastian mengenai jadwal pelaksanaan pembangunan.
Sadewo menjelaskan, pembangunan jalan tol merupakan kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, Pemkab Banyumas berupaya mendorong percepatan proyek melalui komunikasi dengan kementerian terkait dan penjajakan terhadap calon investor.
Menurut dia, keterbatasan infrastruktur transportasi selama ini menjadi salah satu kendala dalam menarik investasi ke Banyumas. Padahal, daerah tersebut memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan wilayah.
Pembangunan Tol Pejagan-Cilacap diharapkan dapat memperbaiki aksesibilitas, memperlancar distribusi barang, serta meningkatkan daya tarik investasi di Banyumas dan daerah sekitarnya.
“Saya berharap pembangunan Tol Pejagan-Cilacap dapat meningkatkan aksesibilitas, memperlancar distribusi barang, serta memperkuat daya tarik investasi di Banyumas dan wilayah sekitarnya,” kata Sadewo.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
