Mengenal Soto Tamanwinangun, Kuliner Khas Kebumen yang Manjakan Lidah

Elde Joyosemito
Soto Tamanwinangun memiliki kekhasan berupa cita rasa gurih dengan tambahan tumbukan kacang tanah. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Sebanyak 1.000 porsi Soto Tamanwinangun dibagikan secara gratis kepada masyarakat dalam Festival Soto Tamanwinangun di Pasar Banaran, Kabupaten Kebumen, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya memperkenalkan kembali kuliner khas Kebumen yang telah dikenal sejak era 1960-an.

Soto Tamanwinangun memiliki kekhasan berupa cita rasa gurih dengan tambahan tumbukan kacang tanah. Kuliner ini dirintis oleh lima pedagang yang dikenal dengan sebutan Pandawa Lima, yakni Mbah Munawar, Mbah Sojali, Mbah Sahudi, Mbah Madchusen, dan Mbah Jamil.

Ketua Karang Taruna Tamanwinangun, Syaipul Anas, berharap festival tersebut dapat memperluas pengenalan Soto Tamanwinangun kepada masyarakat sekaligus menarik lebih banyak pengunjung. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan membuka peluang pasar yang lebih besar bagi para pedagang lokal.

Menurutnya, pengenalan kuliner tradisional melalui festival dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga keberadaan makanan khas daerah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Anggota DPRD Jawa Tengah, Faiz Alauddien Reza Mardhika, juga melihat peluang untuk memperkenalkan Soto Tamanwinangun kepada wisatawan mancanegara. Peluang tersebut dinilai semakin terbuka menjelang penyelenggaraan agenda konferensi ilmu bumi di Kebumen pada awal 2027.

Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani berharap promosi kuliner lokal dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat, terutama pedagang yang menggantungkan penghasilan dari usaha makanan tradisional.

“Dari semangkuk soto, ada usaha warga yang bergerak, pedagang yang memperoleh penghasilan, dan ekonomi masyarakat yang tumbuh,” ujar Lilis.

Selain menyajikan kuliner khas daerah, festival tersebut juga dimeriahkan pertunjukan kesenian tradisional Jamjaneng. Sejumlah siswa dari SLB Negeri Tamanwinangun dan SMPN 4 Kebumen turut memeriahkan acara melalui pentas seni.

Melalui festival ini, Soto Tamanwinangun diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya sebagai warisan kuliner Kebumen, tetapi juga sebagai potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan untuk menarik kunjungan wisatawan.

Editor : EldeJoyosemito

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network