get app
inews
Aa Read Next : Pesta Sabu, Seorang Residivis dan 3 Tersangka Diringkus Satresnarkoba Polres Kebumen

Ingat Operasi Keselamatan Polres Kebumen Masih Berlangsung, Ini yang Terjadi di Alun-alun Kebumen

Minggu, 10 Maret 2024 | 09:21 WIB
header img
Penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu-lintas terus dilakukan untuk meningkatkan ketaatan masyarakat dan mengurangi tingkat kecelakaan. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id-Operasi Keselamatan Candi Polres Kebumen masih berlangsung. Penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu-lintas terus dilakukan untuk meningkatkan ketaatan masyarakat dan mengurangi tingkat kecelakaan.

Di sekitar Alun-alun Pancasila Kebumen, meskipun hujan gerimis, Satlantas Polres Kebumen menyelenggarakan Operasi Keselamatan Candi 2024. Tindakan penegakan hukum dilakukan terhadap pelanggaran guna menciptakan keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu-lintas (Kamseltibcarlantas) di Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Recky, melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto, mengungkapkan bahwa sedikitnya 10 pelanggar diberikan tilang dan 25 pelanggar lainnya diberikan teguran selama operasi malam minggu di Alun-alun.

"Kecelakaan lalu-lintas selalu dimulai dari pelanggaran. Oleh karena itu, melalui Operasi Keselamatan Candi yang kami selenggarakan, kami mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu patuh terhadap aturan lalu-lintas. Bagi pelanggaran, tindakan penegakan hukum akan diambil," jelas AKP Heru pada Sabtu (9/3/2024) malam.

Selanjutnya, Kasipropam Polres AKP Sugiyanto bersama Kanit Regident Iptu Amirrudin Zulkarnain selaku Perwira pengendali saat kegiatan penegakan hukum di sekitar Alun-alun, mengungkapkan bahwa mayoritas pelanggaran terkait dengan tidak menggunakan helm dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Mayoritas pelanggar tidak menggunakan helm saat berkendara. Bahkan ada yang berboncengan tiga, sehingga kami melakukan tindakan penegakan hukum kepada mereka," ungkap AKP Sugiyanto didampingi Iptu Amirrudin.

Salah satu pelanggar, FA (21), warga Desa Legok, Kecamatan Pejagoan, mengaku tidak menyangka akan ada polisi bertugas di jalan-jalan saat cuaca gerimis. Oleh karena itu, ia sengaja tidak menggunakan helm saat pergi ke kota untuk membeli durian.

"Hujan, saya kira tidak ada polisi. Ternyata prediksi saya salah. Ketika keluar, malah ada polisi di Alun-alun," ujar FA saat ditilang karena tidak menggunakan helm.

FA mengakui bahwa ini adalah kali pertama ia ditilang oleh polisi. Ia berjanji untuk tidak mengulangi pelanggaran tersebut agar tidak ditilang lagi di masa mendatang.

"Cukup sekali ditilang. Besok tidak akan lagi, Pak. Ini hanya pengalaman," kata FA.

Editor : Elde Joyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut