Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo: Penjajahan Belanda Telah Rampas Kekayaan Indonesia Senilai USD31 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Letnan Komarudin Serbu Markas Belanda bikin Kompeni kabur, Kebal Peluru dan Tak bisa Disuntik

Kamis, 27 Juni 2024 | 12:01 WIB
  • author Abdullah M Surjaya
Kisah Letnan Komarudin Serbu Markas Belanda bikin Kompeni kabur, Kebal Peluru dan Tak bisa Disuntik
Letnan Komarudin (kanan) saat bersama Jenderal Besar Soedirman. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsPurwokerto.id - Letnan Komarudin adalah seorang prajurit TNI yang legendaris karena kemampuannya yang luar biasa, dikenal kebal peluru dan suntikan.

Dia adalah tentara kebanggaan Indonesia yang memiliki kemampuan di luar nalar. Komarudin menjadi terkenal ketika pasukannya berlindung di balik tubuhnya yang kebal peluru saat diberondong peluru oleh tentara Belanda.

Keberanian dan kekebalan Komarudin membuatnya menjadi sosok yang dihormati dan diandalkan oleh banyak prajurit. Komarudin memiliki peran penting dalam Serangan Umum 1 Maret 1949.

Meskipun serangan dilakukan sehari lebih awal dari yang direncanakan, keberanian Komarudin dan pasukannya dalam menyerang tangsi Belanda menjadi salah satu alasan mengapa Belanda lengah. Serangan ini menunjukkan keberanian dan strategi yang berani dari Komarudin dan pasukannya.

Dikutip dari berbagai sumber, Komarudin bernama asli Eli Yakim Teniwut, lahir di Desa Ohoidertutu, Maluku Tenggara. Dia merupakan keturunan ulama sakti, Kiai Abdur Rahman (Mbah Tanjung), dan panglima perang Pangeran Diponegoro, Bantengwareng.

Latar belakang ini membuat banyak orang percaya bahwa kekebalan Komarudin terhadap senjata adalah warisan dari leluhurnya.

Komarudin sering memimpin serangan yang mengguncang pertahanan Belanda di Yogyakarta. Kekebalannya terhadap peluru membuat dia dan pasukannya bisa mengatasi sergapan Belanda tanpa terluka.

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut