Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

Respons Kasus Stunting, Kilang Cilacap Adakan Pelatihan Olahan Tambak

Selasa, 24 September 2024 | 10:11 WIB
  • author Elde Joyosemito
Respons Kasus Stunting, Kilang Cilacap Adakan Pelatihan Olahan Tambak
KPI RU IV Cilacap mengadakan pelatihan olahan tambak. (Foto: Istimewa)

CILACAP, iNewsPurwokerto.id-Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap merespons masih ditemukannya kasus stunting di Kelurahan Kutawaru, Cilacap Tengah. Caranya dengan mengadakan pelatihan olahan tambak untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita, pekan lalu.  

Pelatihan ini diikuti oleh mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Kutawaru, dengan bimbingan dari Kelompok Kemiren Asri Mandiri.

Kegiatan ini dilaksanakan di rumah produksi Kelompok Kemiren Asri Mandiri yang berlokasi di Perumahan Tegal Asri, Kelurahan Tegalkamulyan. Narasumber dalam pelatihan ini adalah Ketua Kelompok Kemiren Asri Mandiri, Rumdani Prapti Sumiwi.

Area Manager Communication, Relations & CSR KPI RU IV Cilacap, Cecep Supriyatna, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kutawaru (Mamaku).

“Pelatihan ini penting untuk memaksimalkan peran perusahaan dalam mendukung aspek lingkungan, serta menghadirkan inovasi baru dalam pengadaan PMT bagi balita di Kelurahan Kutawaru,” jelasnya.

Pelatihan ini juga merupakan bentuk sharing knowledge dari mitra binaan Kilang Cilacap.

"Program Kemiren Asri Mandiri telah berhasil menangani kasus stunting di wilayahnya, dan kini mereka berbagi keterampilan kepada kelompok Mamaku yang berfokus pada pengembangan masyarakat berbasis ekowisata," lanjut Cecep.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut