get app
inews
Aa Text
Read Next : Bertahan dari PHK dan Selamatkan Keluarga Karena Ada Perlindungan Kesehatan

BERTAUT 2025 Pecah, Kolaborasi Seni Spektakuler dan Ghea Indrawari Hipnotis Ribuan Penonton

Sabtu, 29 November 2025 | 07:47 WIB
header img
Gelaran BERTAUT 2025 kembali memadati Sasana Krida GOR Satria, Jumat (28/11/2025) sejak sore hingga malam, dengan antusiasme publik. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Gelaran BERTAUT 2025 kembali memadati Sasana Krida GOR Satria, Jumat (28/11/2025) sejak sore hingga malam, dengan antusiasme publik yang semakin besar dari tahun ke tahun. 

Lebih dari 2.000 penonton hadir menyaksikan pergelaran seni tahunan Universitas Terbuka (UT) Purwokerto yang kini menjelma menjadi salah satu panggung seni terbesar di Banyumas.

Direktur UT Purwokerto, Dr. Prasetyarti Utami, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, perguruan tinggi, TNI–Polri, mitra, sponsor, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara. 

Ia menegaskan bahwa BERTAUT merupakan bukti kuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda. 

“BERTAUT adalah pertemuan seni, budaya, dan energi anak muda yang dirajut dengan kolaborasi tanpa batas,” ujarnya.

Dengan mengusung tema “Feel The Culture, Live The Beat”, pergelaran tahun ini menghadirkan keberagaman sajian seni yang memadukan kemodernan dengan kekayaan budaya lokal. 

Mahasiswa dari berbagai kampus di antaranya Unsoed, Unwiku, AMIKOM, USMS Wiworotomo, dan UT Purwokerto—menampilkan karya terbaik mereka, dari musik modern hingga karawitan dan Tari Wijayakusuma yang memukau.

Sorotan publik kembali tertuju pada kelompok seni Jagabaya Nuswantara melalui persembahan epik “The Ballads of Maespati”. 

Pertunjukan ini bukan hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga pelajar SMP, SMA, serta komunitas seni lokal, menjadikannya kolaborasi lintas generasi yang mempertegas karakter BERTAUT sebagai panggung inklusif budaya.

Puncak acara berlangsung saat penyanyi nasional Ghea Indrawari naik ke panggung. Dengan suara khas dan pembawaan panggung yang kuat, Ghea berhasil mengguncang arena dan membuat ribuan penonton bernyanyi bersama. 

Penampilannya menjadi magnet utama BERTAUT 2025, sekaligus memperlihatkan bagaimana acara ini menjadi ruang pertemuan talenta lokal dengan artis nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur UT Purwokerto menegaskan peran BERTAUT sebagai ruang kreasi yang terus berkembang di tengah derasnya arus digitalisasi. “Keberagaman dan kolaborasi yang tampil malam ini menunjukkan bahwa kreativitas tidak mengenal batas,” tuturnya.

Selain sebagai ajang seni, BERTAUT 2025 juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara UT Purwokerto dengan masyarakat, dunia usaha, pemerintah daerah, dan komunitas seni. 

Kolaborasi tersebut mempertegas posisi BERTAUT sebagai ruang publik yang memberikan dampak luas bagi perkembangan budaya dan kreativitas di Banyumas.

Dengan rangkaian penampilan yang impresif dan sambutan hangat dari ribuan penonton, BERTAUT 2025 kembali menegaskan diri sebagai salah satu pergelaran seni-budaya paling bergengsi di Purwokerto, merayakan keberagaman, memacu inovasi, dan menyalakan energi baru bagi generasi muda.

Editor : Elde Joyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut