Bulog Banyumas Salurkan 4.500 Liter Minyakita di Cilacap untuk Kendalikan Harga
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas menggandeng Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPKUKM) Kabupaten Cilacap menyalurkan Minyak Goreng Rakyat (MGR) merek Minyakita di Pasar Sidodadi, Cilacap, Jawa Tengah.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, menyampaikan bahwa pada tahap perdana ini sebanyak 4.500 liter Minyakita didistribusikan kepada para pengecer. Menurutnya, langkah tersebut ditempuh guna meredam kenaikan harga minyak goreng di pasar pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami tren peningkatan. Hal itu disampaikan Haekal pada Selasa (10/2/2026).
Minyak goreng rakyat itu disalurkan ke pengecer dengan harga Rp14.500 per liter. Pengecer yang diperbolehkan menyalurkan Minyakita adalah yang telah terdaftar di aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) serta memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
DPKUKM Kabupaten Cilacap selanjutnya akan melakukan pendataan terhadap pengecer yang memenuhi syarat untuk kemudian ditetapkan kuota serta jadwal distribusi minyak goreng rakyat.
Haekal juga mengingatkan para pengecer agar mematuhi aturan yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat, harga eceran tertinggi (HET) Minyakita dipatok Rp15.700 per liter. Sementara pembelian oleh konsumen dibatasi maksimal 12 liter per orang setiap hari.
Selain disalurkan melalui pengecer di pasar pantauan SP2KP, Minyakita juga akan didistribusikan ke pasar non-pantauan, mitra binaan BUMN melalui Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta pengecer lain yang telah mengantongi izin usaha resmi.
Program ini diharapkan dapat menjaga kestabilan pasokan sekaligus harga minyak goreng rakyat di pasaran, terutama menjelang Ramadan saat permintaan bahan pokok cenderung meningkat.
Editor : EldeJoyosemito