Petani Kebumen Tewas Akibat Pohon Jenitri yang Dipanjatnya Tumbang Saat Panen
Sayono ditemukan dalam kondisi tidak bergerak, sedangkan Yatiman mengalami luka dan mengeluhkan rasa sakit. Saksi kemudian meminta bantuan warga lainnya sebelum kedua korban dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan pohon jenitri setinggi sekitar 16 meter tersebut tumbang karena akarnya sudah lapuk dan berlubang. Di lokasi juga ditemukan sejumlah peralatan panen seperti tangga bambu, tali plastik, dan alat pemanen dari bambu.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia mengalami sejumlah luka berat. Sementara korban luka mengalami robek pada bagian pelipis dan kening serta patah tulang pada tangan kanan.
Petugas dari Polsek Sruweng bersama tim Inafis Polres Kebumen, tenaga kesehatan Puskesmas Sruweng, unsur TNI, serta perangkat desa setempat telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Kapolres menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja yang terjadi saat korban memanen buah jenitri.
Editor : EldeJoyosemito