Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga akibat Kelalaian Bakar Sampah, Lahan 1,3 Hektare di Karanganyar Kebumen Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

3 Remaja Asal Banjarnegara Terseret Gelombang di Pantai Kebumen, Satu Hilang Masih Dicari

Senin, 30 Maret 2026 | 10:33 WIB
  • author Elde Joyosemito
3 Remaja Asal Banjarnegara Terseret Gelombang di Pantai Kebumen, Satu Hilang Masih Dicari
Tim SAR kembali melanjutan pencarian remaja yang hilang di Pantai Watu Bale. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id — Tiga wisatawan yang berusia remaja dilaporkan terseret gelombang saat beraktivitas di Pantai Watu Bale, Kabupaten Kebumen, Minggu (29/3/2026) pagi. Dua korban berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya hingga kini masih dalam pencarian tim SAR.

Kantor SAR Cilacap menerima laporan kejadian tersebut dari seorang pelapor bernama Beja pada pukul 09.50 WIB. Insiden diketahui terjadi sekitar pukul 08.55 WIB saat tujuh wisatawan tengah mandi di pantai. Tiba-tiba, gelombang besar datang dan menyeret tiga orang ke tengah laut.

Dua korban selamat masing-masing bernama Ghani Anfa M (16) dan Muhammad Arron Vito Wijaya (15), keduanya warga Kabupaten Banjarnegara. Sementara satu korban lainnya, Ibnuyun bin Bayad (15), warga Desa Pucang, Banjarnegara, masih belum ditemukan.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan dengan mengerahkan tim penyelamat dari USS Kebumen.

“Kami menerima informasi pada pukul 09.50 WIB dan langsung memberangkatkan satu tim rescue dengan waktu tanggap sekitar 10 menit menuju lokasi kejadian,” ujar Abdullah dalam keterangannya.

Tim SAR diberangkatkan pukul 10.00 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 11.11 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, melakukan asesmen, serta memulai upaya pencarian di sekitar titik kejadian.

Meski demikian, hingga sore hari korban yang hilang belum berhasil ditemukan. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan  dilanjutkan kembali pada Senin (30/3/2026) pukul 07.00 WIB tadi pagi.

“Kami akan melanjutkan pencarian dengan memperluas area pencarian dan melibatkan seluruh unsur SAR yang ada,” kata Abdullah.

Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah berawan. Namun, tim tetap mewaspadai potensi gelombang tinggi dan arus laut yang cukup kuat.

Basarnas mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai.

“Kami mengingatkan agar pengunjung pantai selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang, serta tidak mandi terlalu ke tengah demi keselamatan,” ucapnya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut