get app
inews
Aa Text
Read Next : Waspada Gunung Slamet! Aktivitas Naik, Radius Bahaya Diperluas

Suhu Kawah Meningkat, Pendakian Gunung Slamet Ditutup

Minggu, 05 April 2026 | 13:14 WIB
header img
Aktivitas pendakian di Gunung Slamet resmi dihentikan sementara mulai Minggu (5/4/2026). (Foto: Badan Geologi)

PURBALINGGA, iNewsPurwokerto.idAktivitas pendakian di Gunung Slamet resmi dihentikan sementara mulai Minggu (5/4/2026). Langkah ini diambil menyusul lonjakan suhu kawah yang dinilai tidak normal dan berpotensi memicu erupsi.

Supervisor Site Gunung Slamet Perhutani Alam Wisata Wilayah Barat Sugeng Utomo mengatakan penutupan dilakukan sebagai langkah pencegahan guna menghindari risiko terhadap keselamatan pendaki.

“Kenaikan suhu kawah cukup signifikan dan berpotensi menimbulkan erupsi, sehingga seluruh jalur pendakian untuk sementara ditutup,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebijakan ini berlaku untuk semua jalur pendakian yang berada di kawasan Gunung Slamet. Termasuk jalur Kaliwadas yang sebelumnya masih dibuka, kini telah resmi dihentikan operasionalnya.

Menurut Sugeng, sebelum penutupan diberlakukan, masih ada pendaki yang mencapai Pos 5. Namun dengan diperluasnya radius aman hingga 3 kilometer dari kawah, seluruh aktivitas pendakian kini tidak diperkenankan.

Meski terjadi peningkatan aktivitas, status Gunung Slamet masih berada pada Level II atau Waspada. Peningkatan tersebut terutama dipicu oleh lonjakan suhu kawah dalam beberapa hari terakhir.

Data pemantauan menunjukkan suhu kawah naik tajam dari sekitar 411,2 derajat Celsius pada 3 April 2026 menjadi sekitar 464 derajat Celsius sehari setelahnya.

“Normalnya suhu berada di bawah 200 derajat Celsius, namun kali ini terjadi peningkatan yang cukup drastis,” jelasnya.

Selain itu, aktivitas kawah masih ditandai dengan keluarnya asap putih secara kontinu hingga Minggu pagi. Kondisi ini menjadi salah satu indikator meningkatnya aktivitas di dalam gunung.

Pihak pengelola menyatakan akan terus memantau perkembangan sebelum memutuskan membuka kembali jalur pendakian. Pembukaan akan dilakukan jika kondisi dinilai aman, terutama setelah suhu kawah kembali stabil.

Sugeng juga mengingatkan masyarakat dan calon pendaki untuk menunda rencana pendakian serta tidak mencoba masuk melalui jalur ilegal.

“Kami mengimbau agar tidak memaksakan diri mendaki dan tetap mengikuti informasi resmi dari petugas,” pungkasnya.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut