Aksi Hijau di Lereng Slamet, Komunitas Patanjala Purbalingga Tanam 5.000 Pohon
Sementara itu, inisiator kegiatan, Nur Hadiyati atau yang akrab disapa Yu Paijem, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Lingkungan itu seperti keluarga, harus dijaga dan dirawat bersama. Penanaman pohon ini menjadi simbol keselarasan antara manusia dan alam,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi lereng Gunung Slamet di wilayah Desa Serang menunjukkan adanya kerusakan akibat longsor dan banjir bandang, sehingga diperlukan langkah nyata melalui kegiatan penghijauan.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Harun Abdul Khafizh, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Mukodam.
Aksi penanaman juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VI Jawa Tengah, Perum Perhutani, komunitas lingkungan, hingga organisasi masyarakat dan pemuda setempat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya pelestarian alam di kawasan lereng Gunung Slamet.
Editor : EldeJoyosemito