Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Jemaah Ikuti Salat Id di Alun-alun, Banyumas Dapat Dua Sapi Kurban Presiden
Advertisement . Scroll to see content

Trump Umumkan Gencata Senjata dengan Iran Selama Dua Pekan 

Rabu, 08 April 2026 | 06:44 WIB
  • author Elde Joyosemito
Trump Umumkan Gencata Senjata dengan Iran Selama Dua Pekan 
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan penghentian sementara operasi militer terhadap Iran selama dua pekan. (Foto: iNews.id/AP)

WASHINGTON, iNewsPurwokerto.id Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan penghentian sementara operasi militer terhadap Iran selama dua pekan. Keputusan tersebut disampaikan pada Selasa (7/4/2026) waktu Washington DC, atau Rabu pagi WIB.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa gencatan senjata ini berlaku dua arah. Artinya, selain menghentikan serangan dari pihak AS, Iran juga diharapkan melakukan hal serupa.

Trump juga mengungkapkan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali, menyusul kesepakatan awal yang tengah dibangun.

"Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir, dari Pakistan, dan di mana mereka meminta saya untuk menahan kekuatan destruktif yang dikirim malam ini ke Iran, dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara menyeluruh, segera, dan aman, saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama 2 minggu. Ini akan menjadi gencatan senjata dua arah!" tulis Trump di Truth Social, dikutip Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah melakukan komunikasi dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir. Dalam komunikasi itu, keduanya meminta AS menahan eskalasi kekuatan militer terhadap Iran.

Trump menyebut, penghentian serangan dilakukan dengan syarat Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman.

Lebih lanjut, ia menilai operasi militer yang dimulai sejak 28 Februari lalu telah mencapai target yang diinginkan Washington. Selain itu, disebutkan pula adanya perkembangan signifikan dalam pembahasan kesepakatan damai jangka panjang, termasuk terkait isu nuklir Iran.

“Kesepakatan menuju perdamaian jangka panjang dengan Iran dan stabilitas di kawasan Timur Tengah menunjukkan kemajuan besar,” ujar Trump.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut