Hasil Liga Champions: Kejutan, Barcelona dan Liverpool Tersingkir
LIVERPOOL, iNewsPurwokerto.id - Dua raksasa Eropa, Liverpool dan Barcelona, harus angkat koper dari ajang Liga Champions UEFA 2025-2026 setelah gagal melewati babak perempat final.
Keduanya tersingkir dalam laga dramatis yang berlangsung Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Paris Saint-Germain memastikan tiket semifinal usai menaklukkan Liverpool dengan skor 2-0 pada leg kedua di Anfield. Kemenangan tersebut melengkapi keunggulan agregat, sekaligus menyingkirkan wakil Inggris itu untuk musim kedua secara beruntun.
PSG juga mencatat sejarah sebagai klub Prancis pertama yang mampu menembus semifinal Liga Champions dalam tiga musim berturut-turut. Dominasi mereka atas klub-klub Inggris pun semakin terlihat, termasuk atas Liverpool.
Tuan rumah sejatinya tampil menekan sejak awal laga demi mengejar ketertinggalan. Atmosfer Anfield yang bergemuruh mendorong agresivitas permainan, meski peluang berbahaya justru lebih dulu diciptakan tim tamu melalui Ousmane Dembélé.
Kiper Giorgi Mamardashvili beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga asa Liverpool. Sementara itu, peluang demi peluang yang dimiliki PSG belum membuahkan hasil pada babak pertama.
Memasuki paruh kedua, Liverpool meningkatkan intensitas serangan. Mohamed Salah yang masuk sebagai pemain pengganti sempat memberikan ancaman, namun upaya tuan rumah tak kunjung berbuah gol.
Momentum Liverpool sempat muncul saat wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran terhadap Alexis Mac Allister. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR.
PSG kemudian menghukum kelengahan tuan rumah. Pada menit ke-72, Dembélé mencetak gol melalui sepakan melengkung usai menerima umpan dari Khvicha Kvaratskhelia.
Di masa injury time, Dembélé kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan Bradley Barcola. Gol kedua itu memastikan kemenangan sekaligus mengunci langkah PSG ke semifinal.
Kekalahan ini membuat Liverpool dipastikan tanpa gelar musim ini, sementara pelatih Arne Slot berada di bawah tekanan untuk membawa timnya finis di papan atas Liga Inggris.
Di pertandingan lain, Barcelona sebenarnya meraih kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid pada leg kedua di Estadio Wanda Metropolitano. Namun hasil tersebut tidak cukup untuk membawa mereka lolos karena kalah agregat 2-3.
Barcelona langsung tampil agresif sejak awal. Peluang cepat hadir melalui Lamine Yamal, sebelum akhirnya pemain muda itu membuka keunggulan pada menit keempat setelah memanfaatkan umpan Ferran Torres.
Tim tamu terus menekan dan berhasil menyamakan agregat lewat gol kedua yang dicetak Ferran, memanfaatkan kesalahan lini belakang Atletico. Dominasi Barcelona terlihat jelas sepanjang babak pertama.
Namun, Atletico merespons dengan efektif. Gol dari Ademola Lookman membuat agregat kembali berpihak kepada tuan rumah.
Pada babak kedua, Atletico memilih bermain lebih defensif dengan memperkuat lini belakang. Sementara Barcelona terus menekan, termasuk lewat peluang yang kembali diciptakan Ferran, meski dianulir VAR karena offside.
Peluang demi peluang terus dihasilkan, namun penyelesaian akhir menjadi masalah bagi Barcelona. Situasi semakin sulit setelah Eric Garcia diganjar kartu merah, membuat mereka harus bermain dengan 10 orang di sisa waktu.
Hingga peluit akhir dibunyikan, Barcelona gagal menambah gol untuk memaksakan perpanjangan waktu. Atletico pun memastikan diri melangkah ke semifinal, sekaligus mempertahankan rekor selalu lolos usai menang pada leg pertama tandang di fase gugur.
Editor : EldeJoyosemito