get app
inews
Aa Text
Read Next : Salurkan Bantuan Beras untuk Ketahanan Pangan, Perkuat Daya Beli Masyarakat

Banyumas Genjot Sektor Pertanian, Siap Jadi Penopang Pangan Nasional

Minggu, 19 April 2026 | 09:23 WIB
header img
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat menghadiri Seminar Nasional Penguatan Ketahanan Pangan di Indonesia bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.idPemkab Banyumas terus memperkuat langkah strategis untuk menjadikan daerahnya sebagai salah satu sentra pangan utama di Indonesia. 

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat menghadiri Seminar Nasional Penguatan Ketahanan Pangan di Indonesia bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini menjadi forum strategis untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta kalangan akademisi dalam memperkuat sistem ketahanan pangan nasional.

Dalam forum tersebut, Sadewo menyampaikan bahwa Banyumas memiliki potensi besar untuk berkontribusi sebagai lumbung pangan, baik di tingkat Jawa Tengah maupun nasional. Upaya tersebut didukung melalui berbagai program pengembangan sektor pertanian yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Salah satu program yang tengah disiapkan adalah pembangunan fasilitas penggilingan padi (rice milling) modern. Proyek ini merupakan bagian dari dukungan investasi pemerintah pusat, dengan kebutuhan lahan sekitar 2 hingga 5 hektare yang saat ini telah disiapkan dalam beberapa alternatif lokasi.

Tak hanya itu, Pemkab Banyumas juga merencanakan pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan pertanian di wilayah Purwokerto. Fasilitas ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi tantangan pertanian modern.

Sebagai upaya menarik minat generasi muda, pemerintah daerah juga mengembangkan Etalase Pertanian seluas 4 hektare di kawasan Pabuaran. Proyek ini diharapkan menjadi pusat inovasi dan percontohan pertanian yang mampu menginspirasi kalangan milenial untuk terjun ke sektor pertanian.

Menurut Sadewo, inisiatif tersebut berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat kemandirian sektor pertanian daerah, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan bibit dari luar wilayah.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut