Tragis, Balita di Purbalingga Tewas Tersedak Jelly
PURBALINGGA, iNewsPurwokerto.id — Seorang balita berinisial RAP (3,5), warga Desa Losari, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, meninggal dunia setelah diduga tersedak makanan jenis jelly, Selasa (14/4/2026) sore.
Kapolsek Rembang, Iptu Warsono, mengungkapkan peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban tengah berada di rumah bersama neneknya dan sedang mengonsumsi jelly.
“Korban bersama neneknya sedang makan jelly, kemudian tersedak dan tiba-tiba tidak sadarkan diri. Neneknya langsung berteriak meminta pertolongan,” ujar Warsono, Rabu (15/4/2026).
Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang segera berdatangan untuk memberikan bantuan. Namun, saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak sadarkan diri. Upaya pertolongan pertama sempat dilakukan, tetapi tidak membuahkan hasil.
Warga bersama perangkat desa kemudian membawa korban ke Puskesmas Rembang untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan nadi sudah tidak teraba dan EKG jantung negatif,” jelasnya.
Dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga penyebab kematian adalah sumbatan pada saluran pernapasan akibat tersedak jelly.
Usai pemeriksaan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Diketahui, saat kejadian ayah korban sedang bekerja di Semarang, sementara ibunya tengah berada di Desa Bantarbarang, yang masih berada di wilayah Kecamatan Rembang.
Kapolsek Rembang mengimbau para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan saat memberikan makanan kepada anak-anak, khususnya jenis makanan yang berpotensi menyebabkan tersedak.
“Perlu pengawasan ekstra dari orang tua atau keluarga saat anak mengonsumsi makanan tertentu agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Editor : EldeJoyosemito