Bulog Banyumas Dorong Literasi Pangan Melalui Kunjungan Edukatif Siswa
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas terus mendorong peningkatan literasi pangan di kalangan pelajar melalui program kunjungan edukatif ke gudang penyimpanan beras.
Salah satu kegiatan terbaru melibatkan siswa SMK Negeri 1 Kalibagor Jurusan Mekanisasi Pertanian yang melakukan study tour ke Gudang Bulog Cindaga, Banyumas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan secara langsung peran strategis Perum Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sekaligus memberikan pemahaman nyata kepada generasi muda tentang kondisi stok beras di Indonesia.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi arahan perusahaan untuk membuka akses edukasi kepada pelajar, khususnya tingkat SMA dan sederajat.
“Kami mengundang para siswa untuk datang langsung ke gudang Bulog agar mereka bisa melihat sendiri kondisi stok beras. Ini penting untuk memberikan pemahaman yang utuh bahwa stok pangan, khususnya beras, dalam kondisi aman dan melimpah,” ujarnya.
Menurutnya, program eduwisata atau study tour ini dirancang sebagai sarana pembelajaran yang informatif sekaligus interaktif.
Melalui kunjungan ini, para pelajar tidak hanya mendapatkan penjelasan teoritis, tetapi juga pengalaman langsung menyaksikan proses penyimpanan beras, standar kualitas, hingga sistem distribusi yang diterapkan Bulog.
Lebih lanjut, Prawoko menjelaskan bahwa jajaran Bulog memberikan pemahaman kepada siswa untuk memahami bahwa Indonesia benar-benar mampu mencapai swasembada pangan. "Stok beras yang ada di gudang kami sangat mencukupi dan terjaga kualitasnya," tambahnya.
Kunjungan ini mendapat respons positif dari para siswa. Andrian, salah satu siswa, mengaku terkesan dengan jumlah stok beras yang ada di gudang. “Kami sangat takjub, ternyata berasnya banyak sekali,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Rofiq Sani yang menyebut bahwa kunjungan tersebut membuka wawasannya terkait ketahanan pangan nasional. “Ternyata stoknya sangat banyak. Ini membuat kami lebih yakin bahwa swasembada pangan itu nyata,” katanya.
Sementara itu, Rehan Dwi Rizki mengapresiasi kesempatan yang diberikan untuk melihat langsung proses penyimpanan beras. “Kami diberi kesempatan melihat bagaimana beras disimpan dan dijaga kualitasnya. Kondisinya sangat baik dan stoknya melimpah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Bulog Banyumas berharap dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan, sekaligus membangun kepercayaan publik bahwa ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman dan terkendali.
Editor: EldeJoyosemito