Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Kali Operasi hingga Stroke, Keluarga Ini Merasakan Manfaat Program JKN
Advertisement . Scroll to see content

Keren, Ada Program Sedekah Sayur untuk 31 Ribu Penerima Manfaat

Minggu, 26 April 2026 | 13:40 WIB
  • author Elde Joyosemito
Keren, Ada Program Sedekah Sayur untuk 31 Ribu Penerima Manfaat
Sebuah inisiatif bertajuk sedekah sayur berhasil menjangkau 31 ribu warga dan menjadi contoh nyata kolaborasi perusahaan, petani dan warga. (Foto: iNewsPurwokerto)

Seiring waktu, program tersebut semakin meluas dan mampu menjangkau puluhan ribu penerima manfaat. Paket bantuan yang dibagikan pun cukup lengkap, tidak hanya berisi sayuran seperti kacang panjang, kangkung, kubis, dan wortel, tetapi juga dilengkapi tempe, telur, hingga daging ayam.

Bagi warga, program ini memberikan dampak langsung. Giyarti (55) salah satu penerima manfaat dari Kecamatan Sumbang, mengaku bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok.

“Sekarang harga-harga mahal. Dengan adanya sedekah sayur, pengeluaran bisa berkurang dan kebutuhan dapur tetap terpenuhi,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Ketua MPR Ahmad Muzani. Ia menilai program ini memberikan manfaat berlapis, tidak hanya bagi masyarakat penerima, tetapi juga bagi petani.

Menurutnya, hasil panen petani terserap dengan baik karena dibeli oleh perusahaan untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, program ini turut membantu pemenuhan gizi warga kurang mampu.

“Saya tidak pernah membayangkan ada sedekah dalam bentuk sayur. Ini gerakan yang luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya.

Ia berharap model seperti ini dapat direplikasi oleh perusahaan lain di Indonesia, sehingga selain membantu masyarakat, juga mampu memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan lokal.

Saat ini, program sedekah sayur tidak hanya bergantung pada dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), tetapi juga mulai melibatkan partisipasi masyarakat. 

Jika sebelumnya sekitar 95 persen pendanaan berasal dari perusahaan, kini kontribusi publik telah mencapai sekitar 35 persen.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut