Event Banyumas Ngibing Sukses Animo Penonton Tinggi, Targetkan Masuk KEN
“Alhamdulillah, acara sudah dibuka dengan baik dan mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Ini menjadi fondasi penting untuk pengembangan Banyumas Ngibing ke depan,” kata maestro lengger tersebut.
Secara keseluruhan, kegiatan ini melibatkan hampir 1.000 penari, lebih dari 150 pertunjukan, serta 85 komunitas seni dari berbagai daerah di dalam dan luar negeri.
Partisipasi datang dari sejumlah kota seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, Surabaya, Sumenep, Yogyakarta, Surakarta, wilayah Banyumas Raya, hingga mancanegara seperti Jepang, Kazakhstan, Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat.
Mengusung tema “Beragam Jiwa-Jiwa yang Menyatu dalam Bumi”, acara ini merepresentasikan pertemuan berbagai identitas budaya yang berpadu di Banyumas. Tema tersebut menjadi simbol harmoni keberagaman yang diwujudkan melalui seni tari dan ekspresi budaya.
Tak hanya itu, Banyumas Ngibing juga menjadi sarana untuk mengenalkan kekayaan budaya lokal seperti lengger, ebeg, cedungan, serta tradisi lainnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah mewariskan nilai-nilai budaya Banyumas.
Rianto berharap dukungan masyarakat dan berbagai pihak terus mengalir agar Banyumas Ngibing dapat masuk dalam KEN, sehingga mampu memperkuat posisi Banyumas sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.
Editor : EldeJoyosemito