get app
inews
Aa Text
Read Next : Miris! Suami Aniaya Istri Hamil 8 Bulan di Banyumas, Polisi Ungkap Kronologi

Begini Penampakan Sapi Seberat 1,2 Ton Bantuan Presiden Prabowo untuk Banyumas

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:32 WIB
header img
Kabupaten Banyumas menerima sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto pada momentum Iduladha 1447 Hijriah tahun ini. Sapi berbobot sekitar 1,2 ton. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Kabupaten Banyumas menerima sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto pada momentum Iduladha 1447 Hijriah tahun ini. Sapi berbobot sekitar 1,2 ton tersebut berasal dari peternak lokal di Kecamatan Cilongok dan kini masih dalam pemantauan petugas kesehatan hewan sebelum disembelih.

Kepala Dinas Pertanian Banyumas, Arif Sukmo Buwono mengatakan sapi bantuan Presiden dijadwalkan akan dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Bantarwuni setelah terlebih dahulu diserahkan di Masjid Kauman Lama Purwokerto.

“Nantinya, sapi bantuan Presiden dijadwalkan dipotong di RPH Bantarwuni setelah terlebih dahulu diserahkan di Masjid Kauman Lama Purwokerto,” katanya, Minggu (24/5/2026).

Menjelang Idul Adha, Dinas Pertanian Banyumas juga meningkatkan kapasitas layanan pemotongan di RPH Bantarwuni. Jika sebelumnya hanya mampu melayani sekitar 30 ekor sapi per hari, tahun ini kapasitas ditingkatkan menjadi 50 ekor sapi per hari.

Menurut Arif, peningkatan kapasitas dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pemotongan hewan kurban dari masyarakat maupun panitia kurban di berbagai wilayah Banyumas.

“Salah satu upaya yang dilakukan yakni meningkatkan kapasitas layanan di RPH Bantarwuni. Jika pada Idul Adha tahun sebelumnya kapasitas pemotongan mencapai 30 ekor sapi per hari, tahun ini ditingkatkan menjadi 50 ekor sapi per hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, layanan tersebut tidak hanya digunakan untuk pemotongan hewan kurban, tetapi juga melayani kebutuhan pemotongan ternak reguler yang setiap hari berkisar lima hingga 10 ekor sapi.

Meski masyarakat tetap dapat melakukan penyembelihan di masjid atau lokasi lain, pemerintah daerah mengimbau agar pemotongan dilakukan di RPH pemerintah karena fasilitasnya lebih memadai dan didukung tenaga profesional.

“Kami mengimbau pemotongan dilakukan di RPH agar masyarakat mendapatkan layanan yang maksimal,” kata Arif.

Proses penyembelihan di RPH dilakukan oleh juru sembelih halal (Juleha) bersertifikat. Selain itu, fasilitas rumah potong juga telah memenuhi standar kesehatan dan ketentuan halal sesuai regulasi yang berlaku.

Dinas Pertanian Banyumas juga menggencarkan koordinasi dengan para Juleha di berbagai wilayah serta menggelar pelatihan menjelang Idul Adha. Langkah tersebut dilakukan agar proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat, higienis, dan memperhatikan kesejahteraan hewan.

Selain itu, petugas kesehatan hewan turut diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan di pasar hewan, kelompok peternak, hingga lokasi penjualan hewan kurban. Pengawasan meliputi pemeriksaan kesehatan ternak, pengawasan penyakit cacing pita, hingga pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) guna memastikan hewan kurban sehat dan layak konsumsi masyarakat.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut