Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Mangrove hingga Furnitur Daur Ulang, Warga Kutawaru Kian Berdaya
Advertisement . Scroll to see content

LPPSLH Kenalkan Gerakan Sastra Berbasis AI untuk Pemberdayaan

Senin, 01 Juni 2026 | 08:48 WIB
  • author Elde Joyosemito
LPPSLH Kenalkan Gerakan Sastra Berbasis AI untuk Pemberdayaan
Direktur Eksekutif LPPSLH Dr. Barid Hardiyanto. (Foto: Istimewa)

Barid mengungkapkan, gerakan tersebut dibangun di atas tiga prinsip utama. Pertama, realitas sebagai sumber utama dan AI sebagai alat bantu. Seluruh karya yang dihasilkan harus berangkat dari pengalaman nyata dan suara autentik masyarakat, sementara AI hanya digunakan untuk memperkaya bahasa, menyusun struktur cerita, dan memperkuat daya tarik narasi.

Kedua, demokratisasi narasi. Dengan dukungan teknologi AI, para pendamping masyarakat dan aktivis sosial memiliki peluang yang lebih besar untuk menyampaikan pengalaman lapangan mereka dalam bentuk karya yang komunikatif dan menarik bagi publik.

Ketiga, sastra sebagai sarana advokasi. Karya-karya yang lahir dari gerakan ini diharapkan mampu membangun solidaritas sosial, menumbuhkan empati masyarakat, serta mendorong lebih banyak pihak terlibat dalam upaya pemberdayaan dan perubahan sosial.

“Pemberdayaan pada dasarnya merupakan karya yang membangun kembali martabat kehidupan masyarakat. Karena itu, pengalaman-pengalaman tersebut layak diceritakan melalui karya yang mampu menyentuh hati dan menggugah kesadaran publik,” kata Barid.

LPPSLH juga mengajak para pegiat pemberdayaan, aktivis sosial, pendamping lapangan, sastrawan, komunitas teknologi, hingga masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam gerakan #SastraAIPemberdayaan.

“Sudah saatnya kisah-kisah inspiratif dari desa-desa dan berbagai sudut kota tidak hanya tersimpan dalam laporan, tetapi hadir sebagai cerita yang dapat dibaca, dinikmati, dan menjadi sumber inspirasi bagi perubahan yang lebih luas,” pungkasnya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut