get app
inews
Aa Text
Read Next : Miris! Suami Aniaya Istri Hamil 8 Bulan di Banyumas, Polisi Ungkap Kronologi

Begini Serunya Suasana Lomba Gladen Ageng Jemparingan lan Jegulan

Senin, 15 Juni 2026 | 08:29 WIB
header img
Suasana Alun-alun Kota Lama Banyumas tampak semarak saat ratusan pegiat panahan tradisional dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Madura. (Foto: Istimewa)

BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id – Suasana Alun-alun Kota Lama Banyumas tampak semarak saat ratusan pegiat panahan tradisional dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Madura berkumpul mengikuti Gladen Ageng Jemparingan lan Jegulan "Sadewo Cup V", Minggu (14/6/2026). 

Ajang yang digelar oleh Perkumpulan Panahan Tradisional Indonesia (Perpatri) Kabupaten Banyumas itu menjadi wadah kompetisi sekaligus silaturahmi para pencinta budaya panahan tradisional.

Sebanyak 302 pemanah yang tergabung dalam 99 paguyuban atau klub jemparingan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka datang dari berbagai wilayah, mulai dari Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten hingga Madura.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Kehadiran ratusan peserta yang mengenakan busana khas panahan tradisional menambah semarak suasana kawasan bersejarah Kota Lama Banyumas.

Ketua Perpatri Kabupaten Banyumas Yugo Triyono mengatakan jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Menurutnya, bertambahnya peserta tidak lepas dari upaya panitia memperluas koordinasi dengan jaringan Perpatri di berbagai daerah, khususnya Jawa Barat.

“Peserta pada gladen kali ini meningkat. Mereka berasal dari Madura, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, DKI Jakarta, dan Banten,” ujar Yugo.

Ia menjelaskan sebagian besar peserta masih berasal dari kalangan dewasa karena jemparingan merupakan olahraga tradisional yang erat kaitannya dengan pelestarian budaya. Namun, pihaknya mulai memperkenalkan olahraga tersebut kepada pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA sebagai langkah regenerasi pegiat dan atlet panahan tradisional.

Selain lomba jemparingan, panitia juga menggelar kompetisi kategori jegulan. Tahun ini, kategori tersebut diikuti 46 peserta atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 28 peserta.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut