Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga akibat Kelalaian Bakar Sampah, Lahan 1,3 Hektare di Karanganyar Kebumen Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Kebocoran Gasolek Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Kandang Ayam di Kebumen

Senin, 13 Juli 2026 | 07:59 WIB
  • author Elde Joyosemito
Kebocoran Gasolek Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Kandang Ayam di Kebumen
Sebuah kandang ayam di Dukuh Krajan II, Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, ludes terbakar pada Minggu (12/7/2026). (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Sebuah kandang ayam di Dukuh Krajan II, Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, ludes terbakar pada Minggu (12/7/2026). Kebakaran diduga dipicu kebocoran alat pemanas (Gasolek) yang menggunakan tabung gas, mengakibatkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp750 juta.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan kandang beserta seluruh isinya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan kebocoran alat pemanas Gasolek sebagai pemicu kebakaran.

"Diduga kebakaran berasal dari kebocoran pada alat pemanas Gasolek yang menggunakan tabung gas. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan sekitar Rp750 juta," ujar Kapolres.

Kandang ayam yang terbakar diketahui merupakan milik Dwi Susilo, warga Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso. Laporan mengenai kejadian itu diterima kepolisian sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah menerima informasi, personel Polsek Padureso segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta membantu proses pemadaman.

Kapolsek Padureso Ipda Sampun bersama anggotanya, perangkat Desa Pejengkolan, dan warga setempat bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Selain melakukan penanganan di lapangan, kepolisian juga mengingatkan para peternak agar lebih berhati-hati saat menggunakan alat pemanas berbahan bakar gas. Peralatan tersebut perlu diperiksa secara berkala dan diawasi selama digunakan untuk meminimalkan risiko kebakaran.

Memasuki musim kemarau, Kapolres juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Menurutnya, pemeriksaan rutin terhadap instalasi gas maupun peralatan yang menghasilkan panas merupakan langkah penting untuk mencegah insiden serupa.

Polres Kebumen mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan sedini mungkin.
 

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut