get app
inews
Aa Text
Read Next : 470 Peserta Bakal Ikuti UMP Baturraden Forest Run 2025, Promosi Wisata Alam Lewat Olahraga Lari

Benahi Tata Kelola, Perketat Pengawasan Produksi Susu

Senin, 13 Juli 2026 | 16:30 WIB
header img
BBPTUHPT Baturraden melakukan pembenahan menyeluruh menyusul munculnya indikasi fraud dalam tata kelola penjualan susu. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.idBalai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden melakukan pembenahan menyeluruh menyusul munculnya indikasi penyimpangan (fraud) dalam tata kelola penjualan susu.

Reformasi dilakukan di berbagai lini, mulai dari restrukturisasi manajemen, pengetatan prosedur operasional, hingga penerapan sistem pengawasan berbasis digital untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas.

Kepala BBPTUHPT Baturraden Dani Kusworo mengatakan langkah pertama yang ditempuh adalah melakukan penyegaran sumber daya manusia di lingkungan balai. Penataan organisasi dilakukan agar setiap unit kerja diisi personel yang memiliki kompetensi, integritas, serta komitmen dalam menerapkan tata kelola yang baik.

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami membangun sistem kerja yang lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan," kata Dani dalam keterangan pers, Senin (13/7).

Pembenahan tidak hanya dilakukan pada aspek manajemen, tetapi juga menyentuh proses produksi. BBPTUHPT Baturraden kini menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih ketat, terutama dalam pemberian pakan dan pemeliharaan sapi perah.

Menurut Dani, penerapan SOP baru tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pakan sekaligus mendorong produktivitas ternak agar menghasilkan susu dengan kualitas yang lebih baik.

Di sektor hilir, pengawasan distribusi dan penjualan susu juga diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital. Seluruh proses, mulai dari pemerahan, pencatatan produksi, hingga penjualan susu, kini dipantau secara real time dan direkonsiliasi setiap hari.

Sistem tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola yang lebih transparan sekaligus menutup celah terjadinya manipulasi data dalam proses produksi maupun distribusi.

Selain melakukan pembenahan internal, manajemen BBPTUHPT Baturraden juga mengusulkan penyesuaian harga jual susu kepada Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian. Penyesuaian itu diharapkan dapat menghasilkan mekanisme harga yang lebih rasional, kompetitif, serta sesuai dengan kondisi pasar.

Dani menilai berbagai langkah perbaikan tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Produksi susu segar terus mengalami peningkatan, baik dari sisi volume maupun mutu. Produk susu Raden Milki kini diproduksi melalui sistem yang lebih tertata dengan standar higienitas dan pengendalian kualitas yang semakin ketat.

Berdasarkan data BBPTUHPT Baturraden, produksi susu pada 2024 mencapai 1,728 juta liter. Jumlah tersebut meningkat menjadi 2,269 juta liter sepanjang 2025. Sementara pada periode Januari hingga Juni 2026, produksi telah mencapai 1,235 juta liter.

Peningkatan juga terlihat pada produksi bibit sapi perah. Pada 2024, balai menghasilkan 556 ekor bibit sapi perah, kemudian meningkat menjadi 558 ekor pada 2025. Adapun hingga semester pertama 2026 telah dihasilkan 373 ekor bibit sapi perah.

Menurut Dani, capaian tersebut menjadi modal penting bagi BBPTUHPT Baturraden untuk terus memperkuat reformasi tata kelola sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga.

"Momentum ini menjadi penguat bagi kami untuk terus membangun institusi yang profesional, transparan, dan dipercaya masyarakat. Kami ingin BBPTUHPT Baturraden menjadi contoh pengelolaan peternakan yang berintegritas sekaligus berkontribusi dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat," ujarnya.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut