get app
inews
Aa Text
Read Next : Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Soroti Proyek Produktif dan Lapangan Kerja untuk Rakyat

Jembatan Daslim Sidoagung Rampung, Warga Tak Lagi Memutar Jauh

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:31 WIB
header img
Pemkab Kebumen memastikan pembangunan Jembatan Daslim atau Sidoagung di ruas Jalan Tanggeran–Plarangan telah rampung dan kini sudah dapat dilalui kendaraan. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Pemkab Kebumen memastikan pembangunan Jembatan Daslim atau Sidoagung di ruas Jalan Tanggeran–Plarangan telah rampung dan kini sudah dapat dilalui kendaraan. 

Keberadaan jembatan tersebut mempermudah mobilitas warga karena tidak lagi harus mengambil jalur memutar seperti saat jembatan mengalami kerusakan.

Kepastian itu disampaikan saat Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau sejumlah proyek infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Kebumen, Jumat (31/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan fisik yang dibiayai APBD 2026 sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah ruas jalan Klirong–Petanahan sepanjang 5,37 kilometer. Pada ruas ini, pemerintah telah menyelesaikan pemeliharaan berkala berupa pelapisan aspal AC-WC sepanjang 1.751 meter dengan lebar lima meter. Proyek senilai Rp1,4 miliar tersebut telah selesai seluruhnya.

Peninjauan kemudian berlanjut ke ruas Dorowati–Podourip yang menghubungkan Kecamatan Klirong dan Petanahan. Di ruas sepanjang 5,1 kilometer itu, pemerintah menyelesaikan pekerjaan betonisasi sepanjang 632 meter dengan lebar lima meter melalui anggaran Rp1,7 miliar.

Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas kondisi jalan yang kini lebih baik. Mereka juga berharap perbaikan dilanjutkan ke arah timur menuju Pasar Dorowati karena masih terdapat ruas yang rusak berat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Lilis menyatakan pemerintah daerah telah merencanakan perbaikan lanjutan ruas Dorowati–Podourip hingga Pasar Rendeng melalui APBD Perubahan 2026 dengan penanganan menggunakan konstruksi beton.

Peninjauan ditutup di Jembatan Daslim/Sidoagung yang menjadi penghubung Kecamatan Sruweng dan Karanganyar. Jembatan yang dibangun dengan nilai kontrak Rp1,79 miliar itu telah selesai 100 persen sehingga arus lalu lintas kembali normal.

Kehadiran Bupati disambut antusias warga. Mereka mengaku keberadaan jembatan baru sangat membantu aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan anak-anak menuju sekolah.

"Sekarang kami tidak perlu memutar jauh lagi. Jembatannya juga lebih bagus dan kokoh dibanding sebelumnya," ujar Liza, salah seorang warga.

Meski jembatan telah selesai dibangun, warga berharap perbaikan juga dilakukan pada ruas Jalan Tanggeran–Plarangan yang berada di atas jembatan karena kondisinya masih rusak.

Menanggapi hal itu, Lilis memastikan pemerintah akan segera melaksanakan perbaikan jalan tersebut. Saat ini proyek pemeliharaan berkala masih berada dalam tahap tender.

Pemkab Kebumen mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp4,5 miliar melalui APBD Perubahan 2026 untuk penanganan awal sepanjang 1.995 meter. Pekerjaan meliputi pengaspalan sepanjang 1.258 meter dan betonisasi sepanjang 737 meter dengan lebar masing-masing 4,5 meter, dengan target pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Adapun sisa penanganan ruas Jalan Tanggeran–Plarangan akan dilanjutkan melalui APBD Murni 2027 agar seluruh ruas jalan dapat tersambung dengan kondisi yang mantap.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut